Kekhawatiran muncul karena informasi yang didapat di lapangan, belum semua saluran di lahan pertanian berfungsi maksimal. Kondisi itu dikhawatirkan menjadi kendala terhadap upaya pengendalian pengairan saat kemarau.
“Masalah lain, kekeringan sering diikuti angin sehingga rawan karhutla. Ketika api sudah dipadamkan tapi ada angin, dia membara lagi. Makanya kemarau dan kekeringan ini harus benar-benar kita antisipasi bersama,” demikian Multazam.