Home Borneo Ratusan Rumah di IKN Terendam Banjir, Pusdalops BPBD PPU Evakuasi Warga
Borneo

Ratusan Rumah di IKN Terendam Banjir, Pusdalops BPBD PPU Evakuasi Warga

Share
Penampakan banjir di Sepaku dan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara terjadi Kamis 28 November 2024. Foto: @pusdalopsbpbdppu/IG
Share

IKNPOS.ID – Ratusan rumah warga di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kecamatan Sepaku dan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) direndam banjir.

Banjir melanda rumah warga di sekitar IKN akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Rabu 27 November dan Kamis 28 November 2024.

Kepala BPBD Penajam Paser Utara (PPU) Sukadi Kuncoro mengatakan, dari hasil pemantauan, rumah-rumah warga yang terendam banjir terjadi di Kelurahan Nenang,  Sungai Parit, Nipah-Nipah Kecamatan Penajam Kabupaten.

Selain itu banir terjadi di Desa Suka Raja dan Logdump Kecamatan Sepaku.

Sukadi mengatakan, sebelumnya BMKG telah mengumumkan peringatan ini mengenai kemungkinan tejadi hujan lebat di wilayah Kecamatan Penajam dan Sepaku.

“Peringatan Dini BMKG Rabu, 27 November 2024 dari Pukul 20.26 WITA, 22.35 WITA dan Kamis, 28 November 2024 dari pukul 00.40 WITA, 03.20 WITA dan 06.59 WITA bahwa akan terjadi hujan Sedang – Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang di Wilayah Kecamatan Penajam,” jelasnya, dikutip dari akun IG, Jumat 29 November 2024.

Petugas Pusdalops BPBD PPU siap mengevakuasi warga di sekitar IKN yang rumahnya dilanda banjir. Foto: @pusdalopsbpbdppu/IG

Prediksi BMKG tersebut kemudian terbukti, hujan dengan intensitas tinggi terjadi Rabu, 27 November 2024 kurang lebih pukul 23.30 WITA hingga pagi hari Kamis 28 November pukul 08.00 WITA di daerah Kecamatan Penajam.

Akibat hujan cukup deras itu, mengakibatkan meluapnya air sungai dan drainase. Sungai-sungai sudah tidak mampu menampung debit air yang cukup tinggi. Ratusan rumah yang berada di area rendah dan bantaran sungai terendam banjir.

Adapun rumah yang terendam banjir terjadi di Kelurahan Nenang, Sungai Parit dan Nipah-Nipah dengan tinggi sekitar 20 hingga 90 cm.

Kondisi sama terjadi di Desa Suka Raja dan Lokdump di Kecamatan Sepaku. Tingginya air membuat warga terpaksa dievakuasi petugas Pusdalops BPBD PPU.

Ketinggian air mencapai satu meter merendam rumah dan mobil milik warga.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....