Catatan Dahlan Iskan

Orang Kuat

Catatan Dahlan Iskan

Share
Sejak ditemukan istilah "new normal". Termasuk korupsi. Sudah dianggap new normal. Pun kriminalisasi. Bukan lagi tindakan abnormal
Sejak ditemukan istilah "new normal". Termasuk korupsi. Sudah dianggap new normal. Pun kriminalisasi. Bukan lagi tindakan abnormal
Share

Oleh: Dahlan Iskan
Saya ke IKN lagi Selasa siang kemarin. Berarti sudah lebih dua tahun saya tidak ke Kaltim. Banyak yang berubah. Ada yang tidak.

Yang tidak berubah adalah ini: antrean panjang mobil di mulut SPBU –antre bahan bakar solar. Di mana-mana. Yang di dekat IKN yang paling panjang: hampir dua kilometer.

Dulu pun begitu. Berarti sudah lebih dua tahun tidak ada perbaikan keadaan. Bahkan sudah lebih tiga tahun.

Humor pahit pun beredar di masyarakat: “Kita baca kilang minyak terbesar di Indonesia sudah diresmikan di Balikpapan, antrean mobil di SPBU dekat Balikpapan justru kian panjang”.

Saya memuji kesabaran para sopir dan pemilik truk di sana. Sanggup bermalam di pinggir jalan antre bahan bakar. Padahal Anda sudah tahu: Kaltim itu lumbung energi nasional. “Ayam mati di lumbung” ternyata bukan hanya pepatah.

Dari IKN saya ke Samarinda: sama. Di mana-mana jalan raya dekat SPBU terasa menyempit. Esok paginya saya ke arah Tenggarong –ibu kota kabupaten Kutai Kartanegara: idem dito.

Bupati Kutai yang baru Aulia Rahman Basri –yang setelah terpilih pindah dari PDI-Perjuangan ke Gerindra– tidak akan bisa mengatasi itu.

Bahkan, mungkin saja, antrean panjang itu sudah dianggap “new normal”. Kini istilah abnormal tidak lagi memalukan –sejak ditemukan istilah “new normal”. Termasuk korupsi. Sudah dianggap new normal. Pun kriminalisasi.

Gubernur Kaltim yang baru, Rudy Mas’ud, juga tidak akan bisa mengatasinya. Itu sepenuhnya wewenang Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Padahal Gubernur Mas’ud adalah orang kuat. Mungkin ia gubernur terkuat di Kaltim sepanjang sejarah.

Pun sebagai laki-laki ia sangat kuat: anaknya 17 orang –hanya empat yang tidak berumur panjang.

Tapi mengingat Mas’ud dan Bahlil berada di satu partai, siapa tahu ada lobi khusus untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar itu.

Mungkin juga ia jadi orang kuat karena istrinya. Nama sang istri: Syarifah Suraidah. Dia anggota DPR pusat dari Golkar. Dari Dapil Kaltim. Dia bukan saja ibu yang kuat tapi juga tercantik di antara istri-istri gubernur yang menjadi anggota DPR.

Share
Related Articles
Buku Kriminalisasi
Catatan Dahlan Iskan

Buku Kriminalisasi

Oleh: Dahlan Iskan Soft launching buku Buku Kriminalisasi Kebijakan di Universitas Paramadina...

Guru Bimbel
Catatan Dahlan Iskan

Guru Bimbel

Oleh: Dahlan Iskan Sebenarnya ini tumben: Presiden Donald Trump mau hadir di...

Helm untuk anak balita. Ketika tulang tempurung si anak masih lunak. Helm itu bisa membantu menormalkan bentuk tulang tengkorak.
Catatan Dahlan Iskan

Helm Anak

catatan dahlan iskan

Oleh: Dahlan Iskan
Catatan Dahlan Iskan

Fisika Arco

Oleh: Dahlan Iskan Saya tertegun ketika tiba di depan dinding yang memajang...