Maka mumpung dapat gubernur orang kuat saya titip program. Rasanya hanya gubernur dari Bani Mas’ud yang bisa membuat sejarah ini: membangun jalan tembus dari Tenggarong ke IKN.
Selama ini, rasanya, jarak Tenggarong-IKN amat-amat jauh. Setelah saya lihat di peta ternyata hanya kurang dari 30 km.
Sebenarnya masih banyak yang ingin saya usulkan. Tapi ia sudah mengalokasikan anggaran yang sangat besar untuk rakyatnya: beasiswa Rp 5 juta per siswa/mahasiswa ber-KTP Kaltim.
Rakyat sangat senang. Sangat populer. Di Kaltim kepopuleran program ini mengalahkan MBG.
Pun kalau SPP di sekolah/universitas mereka di bawah Rp 5 juta, tetap dapat Rp 5 juta. Uang kelebihannya untuk siswa/mahasiswa sendiri.
Gubernur Mas’ud juga menggratiskan BPJS untuk seluruh warganya. Yakni untuk warga yang belum digratiskan oleh pemkot/pemkab.
Ada baiknya punya gubernur yang sudah kaya sebelum jadi gubernur. Pikirannya besar. Tapi seleranya juga tinggi. Misalnya soal mobil dinas. Kalau mobil mewah biasa ia sudah punya. Maka ia pilih mobil dinas seharga Rp 8 miliar –saya lupa mereknya karena memang belum pernah melihat merek itu di Indonesia.
Saya tidak bisa berkomentar soal itu. Kecuali bila kelak saya melihat mobil itu ikut antre BBM di SPBU dekat IKN.(Dahlan Iskan)