Home Lifestyle Cetak Jutawan Baru! Fokus PED 2026 Kalteng Incar Pasar Global Lewat Ekspor Buah Naga Skala Masif
LifestyleNews

Cetak Jutawan Baru! Fokus PED 2026 Kalteng Incar Pasar Global Lewat Ekspor Buah Naga Skala Masif

fokus PED 2026

Share
Secara mengejutkan namun strategis, komoditas buah naga terpilih sebagai fokus utama dalam Program Percepatan Ekonomi Daerah (PED).
Secara mengejutkan namun strategis, komoditas buah naga terpilih sebagai fokus utama dalam Program Percepatan Ekonomi Daerah (PED).
Share

IKNPOS.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah resmi menetapkan arah baru dalam peta jalan ekonomi daerah tahun 2026.

Secara mengejutkan namun strategis, komoditas buah naga terpilih sebagai fokus utama dalam Program Percepatan Ekonomi Daerah (PED).

Langkah ini diambil setelah melalui analisis mendalam terhadap potensi pasar yang luas dan daya tahan komoditas ini di tanah Bumi Tambun Bungai.

Bukan tanpa alasan, pemilihan buah naga ini bertujuan untuk memperkuat sektor riil melalui dukungan pembiayaan yang lebih terarah dari lembaga jasa keuangan.

OJK ingin memastikan para petani dan UMKM pengolah buah naga tidak lagi kesulitan mendapatkan modal untuk ekspansi, baik dari sisi penanaman maupun hilirisasi produk.

“Buah naga memiliki nilai ekonomi yang sangat menjanjikan dan adaptasi lahan yang baik di Kalteng. Melalui PED 2026, kami akan menyinkronkan akses permodalan dengan pendampingan teknis agar komoditas ini mampu menembus pasar nasional hingga ekspor,” jelas pimpinan OJK setempat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan budi daya komoditas buah naga di Kota Palangka Raya disepakati sebagai fokus pengembangan ekonomi daerah (PED) di wilayah setempat pada 2026.

“Keberhasilan PED sangat ditentukan penguatan ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir, dan penetapan offtaker atau agregator (entitas) yang kredibel menjadi langkah awal untuk menjamin kepastian pasar,” tegas Kepala OJK Kalimantan Tengah Primandanu Febriyan Aziz di Palangka Raya, Senin.

Kampung usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Buah Naga Desa Misik, Kelurahan Kalampangan, Palangka Raya, sebagai sentra buah naga memiliki potensi besar dengan lahan tanam eksisting sekitar 150 hektare yang dapat diperluas hingga 300 hektare, melibatkan sekitar 120 petani dengan produktivitas mencapai 1.000 kilogram/ha.

Di sisi lain dukungan pembiayaan juga terus menguat, tercermin dari penyaluran pembiayaan dari lembaga jasa keuangan (LJK) sebesar Rp6,6 miliar kepada petani setempat, dengan peluang peningkatan yang masih terbuka.

Share