Home Uncategorized Waspada Penyusup! Imigrasi Balikpapan ‘Persenjatai’ Warga dengan Aplikasi Canggih demi Amankan Wilayah
Uncategorized

Waspada Penyusup! Imigrasi Balikpapan ‘Persenjatai’ Warga dengan Aplikasi Canggih demi Amankan Wilayah

Pengawasan Imigrasi Berbasis Masyarakat

Share
Desa Binaan Imigrasi difokuskan pada edukasi dan pendampingan masyarakat terkait administrasi keimigrasian
Desa Binaan Imigrasi difokuskan pada edukasi dan pendampingan masyarakat terkait administrasi keimigrasian
Share

IKNPOS.ID – Menyadari posisi strategisnya sebagai gerbang utama Kalimantan Timur, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan kini memperkuat lini pertahanannya melalui pendekatan humanis namun taktis.

Melalui penguatan Program Pengawasan Berbasis Masyarakat, pihak Imigrasi mengajak seluruh elemen warga—mulai dari tingkat RT hingga pelaku usaha penginapan—untuk menjadi mata dan telinga negara dalam memantau keberadaan serta aktivitas warga negara asing (WNA).

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap orang asing yang berada di wilayah Balikpapan mematuhi aturan keimigrasian yang berlaku. Di tengah meningkatnya arus investasi dan kunjungan internasional menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), pengawasan yang hanya mengandalkan petugas di lapangan dinilai tidak lagi cukup.

Oleh karena itu, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam mendeteksi dini potensi pelanggaran izin tinggal maupun aktivitas ilegal lainnya yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

Pihak Imigrasi menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan bertujuan untuk menciptakan suasana mencekam, melainkan sebagai bentuk perlindungan bersama terhadap kedaulatan wilayah dan keamanan warga lokal.

Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Balikpapan, Kalimantan Timur memperkuat program berbasis masyarakat sebagai bagian dari pelayanan keimigrasian di wilayah kerja lembaga itu.

“Penguatan program berbasis masyarakat bagian dari pelayanan keimigrasian terus diperkuat,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan Adi Fachmianur, di Penajam, Kamis, ketika ditanyakan terkait koordinasi yang dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Salah satu program yang dijalankan berupa Desa Binaan Imigrasi di Desa Girimukti,” tambahnya.

Desa Binaan Imigrasi difokuskan pada edukasi dan pendampingan masyarakat terkait administrasi keimigrasian sebagai langkah memperluas akses layanan, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dokumen keimigrasian.

Koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan, terutama untuk mendukung mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi yang semakin berkembang di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Share
Related Articles
Sengketa Batas Darat Pulau Sebatik
Uncategorized

Indonesia Sah Kuasai Tambahan 127 Hektare Lahan di Sebatik Usai Kesepakatan Batas

IKNPOS.ID – Pemerintah Republik Indonesia resmi menuntaskan penegasan batas darat dengan Malaysia...

Uncategorized

Ratusan Ribu Pengunjung Padati IKN Selama Libur Lebaran dan Paskah 2026

IKNPOS.ID - Sebanyak 411.778 orang tercatat mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) sepanjang...