IKNPOS.ID – Kabar positif kembali datang dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Badan Otorita IKN (OIKN) resmi mengantongi komitmen investasi baru senilai Rp1,27 triliun dari sektor swasta.
Investasi ini menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan pelaku usaha terhadap proyek ibu kota baru Indonesia terus meningkat, bahkan di tengah dinamika global.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa investasi tersebut telah difinalisasi melalui penandatanganan tiga Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Tiga perusahaan yang terlibat antara lain:
- PT Hauptstadt Indonesia Borneo
- PT Starbright International Investment
- PT Oceans Resto Nusantara
Menurut Basuki, dana tersebut akan difokuskan untuk memperkuat ekosistem hunian dan fasilitas komersial di kawasan inti.
Proyek Strategis: Apartemen, Kantor, hingga Area Kuliner
Investasi Rp1,27 triliun ini akan menyasar pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang menjadi jantung aktivitas IKN.
Beberapa proyek yang direncanakan meliputi:
- Apartemen dan hunian vertikal
- Gedung perkantoran
- Pusat olahraga
- Kawasan kuliner modern
Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan kehidupan kota yang dinamis dan berkelanjutan di IKN.
Bocoran Proyek: Kafe Pesawat hingga Restoran Seafood
Basuki juga mengungkapkan detail menarik dari rencana pembangunan:
- PT Starbright International Investment akan membangun apartemen suite dan perkantoran pada kuartal II/2027
- PT Hauptstadt Indonesia Borneo akan menghadirkan kafe unik berkonsep pesawat lengkap dengan lounge dan mini sport mulai kuartal III/2026
- PT Oceans Resto Nusantara akan mengembangkan restoran seafood mulai kuartal II/2026
Kehadiran proyek-proyek ini diprediksi akan menambah daya tarik IKN sebagai kota modern.
IKN Butuh Hotel, Logistik, dan Restoran
Basuki menegaskan bahwa kebutuhan investasi di IKN masih terbuka lebar, khususnya di sektor:
- Perhotelan
- Logistik
- Kuliner
Apalagi, sejumlah fasilitas penting seperti sekolah SMA Taruna Nusantara akan mulai beroperasi, serta kawasan legislatif dan yudikatif yang terus dibangun.
“Ini akan menjadi crowd kita melalui ekosistem perkotaan yang terus bertambah hingga 2028,” ujar Basuki.