IKNPOS.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia perlu mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat dinamika geopolitik dunia. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah konflik yang terjadi di sejumlah kawasan, termasuk perang di Timur Tengah.
Menurut Prabowo, situasi global yang tidak menentu berpotensi memberikan dampak terhadap berbagai sektor di dalam negeri. Oleh karena itu, pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat diminta memiliki kesiapan untuk menghadapi kemungkinan kesulitan yang timbul dari kondisi tersebut.
Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan menutup-nutupi persoalan yang muncul akibat perkembangan global. Sebaliknya, berbagai tantangan tersebut harus dihadapi secara terbuka dan disikapi dengan langkah-langkah yang tepat.
“Kita menghadapi kesulitan dengan sikap kita ingin mengatasi kesulitan. Kita tidak menutupi kesulitan, kita tidak pura-pura tidak ada kesulitan,” ujar Prabowo sebagaimana dikutip dalam tayangan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin 9 Maret 2026.
Prabowo mengatakan konflik yang berlangsung di sejumlah wilayah dunia dapat memicu berbagai dampak lanjutan, termasuk tekanan terhadap kondisi ekonomi global. Situasi tersebut pada akhirnya bisa turut dirasakan oleh banyak negara, termasuk Indonesia.
Menurutnya, ketidakpastian yang muncul akibat konflik internasional harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat. Hal ini karena dampaknya tidak hanya terjadi di kawasan konflik, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas ekonomi dan situasi global secara lebih luas.
Meski demikian, Prabowo meyakini Indonesia memiliki kapasitas yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut. Ia menilai kekuatan utama bangsa terletak pada persatuan masyarakat dalam menghadapi situasi sulit.
“Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tetapi sekali lagi, kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar,” katanya.







