Home News Firasat Terakhir Esther Aprilita Sianipar, Pramugari Korban ATR 42-500: Sempat Minta Maaf Sebelum Pesawat Hilang Kontak
News

Firasat Terakhir Esther Aprilita Sianipar, Pramugari Korban ATR 42-500: Sempat Minta Maaf Sebelum Pesawat Hilang Kontak

Share
Firasat Terakhir Esther Aprilita Sianipar, Pramugari Korban ATR 42-500
Firasat Terakhir Esther Aprilita Sianipar, Pramugari Korban ATR 42-500
Share

IKNPOS.ID – Tragedi jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, menyisakan duka mendalam bagi dunia penerbangan tanah air. Di antara daftar manifes kru yang bertugas, nama Esther Aprilita Sianipar menjadi sorotan. Sosok pramugari senior ini merupakan satu dari 11 orang yang berada di dalam pesawat saat hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih terus berjibaku di medan ekstrem untuk melakukan evakuasi.

Harapan sempat membuncah saat ditemukan jenazah perempuan di kedalaman 500 meter lereng gunung pada Senin (19/1).

Hal ini memicu gelombang simpati publik yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai profil dan dedikasi Esther selama mengabdi di angkasa.

Esther Aprilita Sianipar bukan sekadar kru kabin biasa. Perempuan keturunan Batak ini dikenal sebagai sosok tangguh yang telah berkarier selama 6 hingga 7 tahun di dunia penerbangan.

Sebagai anak sulung dari tiga bersaudara pasangan Adi Sianipar dan J. Siburian, Esther menjadi tulang punggung sekaligus teladan bagi adik-adiknya di kediaman keluarga mereka di Caringin, Kabupaten Bogor.

Ketegaran Esther terpancar dari jam terbangnya yang tinggi. Ia sering kali melintasi berbagai rute domestik dan internasional.

Namun tetap memprioritaskan waktu untuk berkumpul bersama keluarga di tengah kesibukannya yang padat.

Bagi sang ayah, Adi Sianipar, Esther adalah pencapaian terbaik yang pernah dimiliki keluarga.

Pesan Terakhir Esther Aprilita yang Tak Biasa

Duka kian menyayat hati saat orang tua korban mengenang komunikasi terakhir mereka. Sehari sebelum kecelakaan nahas itu terjadi, tepatnya pada Jumat (16/1/2026), Esther sempat menghubungi keluarganya.

Ada sesuatu yang berbeda dalam percakapan tersebut. Esther secara tiba-tiba meminta maaf kepada orang tua dan adik-adiknya atas segala kesalahan yang mungkin pernah ia perbuat.

“Biasanya dia tidak pernah seperti itu meminta maaf secara tiba-tiba) Suaranya terdengar lirih,” ungkap Adi Sianipar dengan nada bergetar.

Share
Related Articles
News

Bupati PPU Ungkap Kondisi Terkini Tol Fungsional Balikpapan–IKN, Begini Katanya

IKNPOS.ID - Bupati Mudyat Noor turun langsung meninjau kesiapan jalur tol fungsional...

News

Prabowo Bahas Dampak Ekonomi Global dan Ketahanan Energi Bersama Dewan Ekonomi Nasional

Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri...

News

Menaker Ingatkan Perusahaan Patuhi Aturan THR Karyawan dan BHR bagi Pengemudi Ojol

IKNPOS.ID - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengingatkan para pelaku industri agar mematuhi ketentuan...

News

Iran Bakal Serang Pusat Data AS di Negara-Negara Arab

IKNPOS.ID  - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah muncul peringatan...