Home News Firasat Terakhir Esther Aprilita Sianipar, Pramugari Korban ATR 42-500: Sempat Minta Maaf Sebelum Pesawat Hilang Kontak
News

Firasat Terakhir Esther Aprilita Sianipar, Pramugari Korban ATR 42-500: Sempat Minta Maaf Sebelum Pesawat Hilang Kontak

Share
Firasat Terakhir Esther Aprilita Sianipar, Pramugari Korban ATR 42-500
Firasat Terakhir Esther Aprilita Sianipar, Pramugari Korban ATR 42-500
Share

Rencana Adi untuk menjemput Esther di Jakarta agar bisa pulang bersama ke Bogor pun harus terkubur dalam-dalam.

Pesan singkat yang dikirimkan sang ayah pada hari kejadian tidak pernah terbalas. Ponsel Esther sudah tidak lagi aktif sejak saat itu.

Dokumen Resmi Manifest Pesawat ATR 42-500

Awak Pesawat:

  • Captain Pilot: Andy Dahananto
  • First Officer: Yudha Mahardika
  • Pilot Latih: Sukardi
  • Petugas Operasi Penerbangan: Hariadi
  • Teknisi Penerbangan: Franky D. Tanamal
  • Teknisi Penerbangan: Junaidi
  • Pramugari: Florencia Lolita Wibisono
  • Pramugari: Esther Aprilita Sianipar

Penumpang:

  • Deden
  • Ferry
  • Yoga

Proses Identifikasi DNA & Harapan Akan Mukjizat

Saat ini, Adi Sianipar dan J. Siburian telah berada di Makassar untuk mendampingi proses pencarian.

Keduanya telah memberikan sampel DNA di RS Bhayangkara Makassar guna membantu tim medis melakukan identifikasi terhadap temuan jenazah di lokasi kejadian.

Meski berada di tengah situasi yang sulit, pihak keluarga tetap memupuk harapan besar agar putri sulung mereka dapat kembali pulang.

Kecelakaan yang menimpa pesawat rute Yogyakarta-Makassar ini terjadi di wilayah Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.

Medan yang terjal dan curam menjadi kendala utama Tim SAR dalam mengevakuasi para korban.

Hingga kini, fokus otoritas terkait adalah memastikan semua korban dapat diidentifikasi dan dikembalikan ke pihak keluarga secepat mungkin.

Keluarga besar Esther Sianipar kini hanya bisa berserah diri sembari menunggu hasil resmi dari RS Bhayangkara.

Doa terus mengalir dari rekan sejawat dan masyarakat luas bagi Esther dan seluruh kru serta penumpang ATR 42-500 yang mengalami musibah di pegunungan Sulawesi Selatan tersebut.

Share