Home Borneo Juknis Tak Kunjung Turun, Program MBG di Kaltim Baru Sebatas Simulasi
Borneo

Juknis Tak Kunjung Turun, Program MBG di Kaltim Baru Sebatas Simulasi

Share
Ilustrasi - Makan bergizi gratis di Kaltim.Foto: ANT.
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah melaksanakan simulasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah persiapan sebelum implementasi resmi program tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Irhamsyah, mengungkapkan bahwa simulasi dimulai pada Senin 13 Januari 2025 di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Masih simulasi, karena pemerintah pusat belum memberikan edaran petunjuk teknis (Juknis) terkait pelaksanaan MBG. Kalau ada, nanti diinformasikan,” ujar Irhamsyah.

Simulasi akan berlanjut di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada hari ini, Selasa 14 Januari 2025 dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) pada Rabu 15 Januari 2025.

Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menyatakan bahwa simulasi di SLB Negeri Tenggarong diharapkan menjadi langkah awal yang mendorong keberhasilan program MBG di Benua Etam.

“Sebenarnya kewenangan penerapan MBG ini masih dipegang oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kita masih konsolidasi sama BGN,” jelasnya.

Akmal menambahkan bahwa diskusi mengenai berbagai aspek program, termasuk harga per porsi makanan, sedang berlangsung.

“Simulasi ini hanya percontohan saja. Karena memang APBD kita belum teranggarkan dan belum ada arahan dari nasional,” lanjutnya.

Akmal Malik menegaskan bahwa penganggaran program MBG harus mematuhi skema yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Karena ini program nasional, maka penganggarannya di nasional. Kalau ada perintah dari pusat untuk dianggarkan di daerah, maka kita anggarkan dan eksekusi,” jelas Akmal.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keterpisahan antara dana program pemerintah pusat, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal ini dilakukan untuk memastikan akuntabilitas dan kelancaran pelaksanaan program di masa mendatang.

Dengan adanya simulasi ini, Pemprov Kaltim berharap program MBG dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak di wilayah tersebut, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih.

Share
Related Articles
Borneo

Percepatan Pembangunan IKN Dinilai Kunci Kelancaran Pemindahan Pemerintahan

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menekankan bahwa percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara...

Borneo

Potensi Perikanan Tangkap Penajam Paser Utara Dukung Kebutuhan IKN

Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur memiliki potensi besar pada...

Rekayasa Lalu Lintas Samarinda 21 April
Borneo

Awas Macet! Ini Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas Demo 21 April di Samarinda

IKNPOS.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda bersama Satlantas Polresta Samarinda memberlakukan...

Penyelewengan BBM Subsidi Balikpapan 2026
Borneo

Polisi Bongkar Praktik Ilegal Solar Subsidi di Balikpapan Pelaku Raup Untung 60 Persen

IKNPOS.ID – Meski aparat kepolisian terus menggencarkan tindakan tegas sepanjang Maret hingga...