Home Borneo Tertinggi di Kaltim, UMK Kabupaten Berau 2025 Ditetapkan Rp4,081 Juta
Borneo

Tertinggi di Kaltim, UMK Kabupaten Berau 2025 Ditetapkan Rp4,081 Juta

Share
Sambut IKN, Pemkab Berau Genjot Sektor Pariwisata--
Share

IKNPOS.ID – Kabupaten Berau resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2025 sebesar Rp 4.081.390,31.

Angka tersebut disepakati dalam rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Berau dan tercatat sebagai yang tertinggi di Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Zulkifli Azhari, mengungkapkan bahwa keputusan ini didasarkan pada perhitungan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) serta kondisi ekonomi dan sosial di Kabupaten Berau.

“Dengan UMK sebesar ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja sekaligus menjaga hubungan industrial yang harmonis,” ujar Zulkifli, Senin (16/12/2024).

Rekor UMK Berau dalam Lima Tahun Terakhir

Dinas Ketenagakerjaan Berau mencatat bahwa dalam lima tahun terakhir, UMK Berau selalu menjadi yang tertinggi di Kaltim:

  • 2021: Rp 3.273.288
  • 2022: Rp 3.505.423
  • 2023: Rp 3.832.297
  • 2024: Rp 3.832.297
  • 2025: Rp 4.081.390,31

Jika dibandingkan dengan daerah lain di Kalimantan Timur, UMK Berau tetap unggul. Berikut perbandingan UMK di tahun 2025:

  • Berau: Rp 4.081.390,31
  • Penajam Paser Utara (PPU): Rp 3.957.345,9
  • Bontang: Rp 3.780.012,66
  • Kutai Timur: Rp 3.743.820
  • Balikpapan: Rp 3.701.508
  • Paser: Rp 3.591.565,53

Faktor Tingginya UMK Berau

Menurut Zulkifli Azhari, tingginya UMK Berau dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain serta biaya hidup di Berau yang relatif mahal.

“Terutama karena Berau memiliki banyak pekerja di sektor strategis seperti pertambangan dan perkebunan. Hal ini membuat biaya hidup di daerah ini lebih tinggi dibandingkan daerah lain di Kalimantan Timur,” jelas Zulkifli.

Sektor unggulan tersebut turut mendorong ekonomi daerah dan mencerminkan kemampuan industri dalam memberikan upah yang layak bagi pekerja.

Selain itu, penyesuaian UMK juga mempertimbangkan tingkat inflasi yang terjadi di Kabupaten Berau.

“Kita ingin memastikan pekerja memiliki daya beli yang memadai dan kesejahteraan mereka tetap terjaga,” tambahnya.

Share
Related Articles
Borneo

Polisi Serap Aspirasi! Patroli Dialogis Babulu Perkuat Keamanan dan Kedekatan dengan Warga

Dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas, jajaran Polsek Babulu terus menggencarkan patroli dialogis...

Borneo

Polisi Turun Langsung ke Warga! Patroli Rutin Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif di PPU

Satuan Samapta Polres Penajam Paser Utara (PPU) terus mengintensifkan patroli sambang ke...

Ancaman PHK Tambang Batubara Kutim
Borneo

RKAB 2026 Pangkas Produksi Batubara, Tujuh Perusahaan Tambang di Kutai Timur Rawan PHK

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini mulai mewaspadai gelombang pemutusan...

Borneo

Proyek Gedung DPR hingga MA di IKN Tetap Jalan, Tak Terdampak Efisiensi Anggaran

IKNPOS.ID - Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN)...