Home Borneo Pemkot Balikpapan Siapkan 3 Persen PAD untuk Program Makan Bergizi Gratis
Borneo

Pemkot Balikpapan Siapkan 3 Persen PAD untuk Program Makan Bergizi Gratis

Share
Ilustrasi - Makan bergizi gratis di Kaltim.Foto: ANT.
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berencana mengalokasikan sebesar 3 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendanai Program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pendanaan dari PAD menjadi salah satu opsi yang tengah disusun oleh Pemkot Balikpapan guna mendukung pelaksanaan program nasional ini.

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzakkir, menyatakan bahwa saat ini opsi pendanaan masih dalam tahap pembahasan.

“Program makan bergizi gratis ini masih dalam tahap pembahasan yang mencakup sumber alokasi dana untuk mendukung program tersebut,” kata Ahmad dikutip Minggu 3 November 2024.

Selain PAD, Pemkot Balikpapan juga mempertimbangkan sumber dana lain, termasuk anggaran dari sektor pendidikan yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan, bagian dari Dana Belanja Tahun 2025.

Menurut Ahmad, perhitungan rinci dan penyesuaian anggaran akan dilakukan setelah arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Mengingat program makan bergizi gratis adalah inisiatif pemerintah pusat, Ahmad menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah.

“Beberapa opsi tersebut masih bersifat usulan dan saran sebagai mitigasi pendanaan, seraya menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait mekanisme dan implementasinya,” ujarnya.

Pemkot Balikpapan juga telah memetakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar siap mengalokasikan anggaran ketika kebijakan tersebut diterbitkan.

“Kami harus bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Jika regulasi sudah resmi, maka kami siap menyesuaikan,” ucap Ahmad.

Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, turut menggarisbawahi pentingnya dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menyukseskan program ini di tingkat daerah.

“Mengingat kondisi APBD yang terbatas, kami masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pemerintah pusat,” kata Alwi.

Dengan adanya opsi pendanaan melalui PAD dan APBD, Pemkot Balikpapan berkomitmen untuk menyelaraskan langkah dengan kebijakan pusat dan memastikan ketersediaan sumber dana yang berkelanjutan bagi program makan bergizi gratis.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....