Seluruh proyek tersebut memiliki waktu pelaksanaan hingga 23 Desember 2027. Kompleks ini nantinya menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari ruang sidang paripurna, ruang kerja pimpinan dan anggota, auditorium, hingga area parkir.
Kejar Target di Tengah Tekanan Biaya
Target penyelesaian pada akhir 2027 membuat OIKN harus menjaga ritme pembangunan di lapangan. Pada saat yang sama, kenaikan harga solar industri dan material konstruksi menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian.
OIKN menargetkan progres kawasan yudikatif mencapai 40 persen hingga akhir 2026. Setelah itu, pengerjaan akan berlanjut menuju penyelesaian struktur, arsitektur, lanskap, dan interior.
Sementara kompleks legislatif memiliki tenggat penyelesaian pada 23 Desember 2027. Dengan progres masing-masing gedung yang masih berada di kisaran 9-12 persen pada Agustus 2026, percepatan pengerjaan menjadi faktor penting untuk mengejar target tersebut.
Jika seluruh target berjalan sesuai rencana, kawasan yudikatif dan legislatif akan menjadi bagian penting dari ekosistem pemerintahan IKN. Pembangunan gedung-gedung tersebut sekaligus menandai proses pematangan kawasan pemerintahan yang tengah dikebut OIKN. (*)