Home News Skandal di Balik Layar! BW Endus ‘Penumpang Gelap’ di Balik Demo Besar 21 April Kaltim
NewsPemerintahan

Skandal di Balik Layar! BW Endus ‘Penumpang Gelap’ di Balik Demo Besar 21 April Kaltim

Dugaan Eks KPK Demo Kaltim

Share
Bambang Widjojanto, menengarai adanya motif politik di balik rencana aksi demonstrasi besar
Bambang Widjojanto, menengarai adanya motif politik di balik rencana aksi demonstrasi besar
Share

IKNPOS.ID – Menjelang pecahnya aksi unjuk rasa besar-besaran yang dijadwalkan menyasar Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada 21 April, sebuah pernyataan mengejutkan muncul dari mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di tengah eskalasi massa yang kian meningkat, muncul dugaan kuat bahwa pergerakan ini tidak sepenuhnya lahir dari keresahan murni masyarakat atau mahasiswa, melainkan ada indikasi kuat telah disusupi oleh kepentingan politik tertentu yang ingin memanfaatkan momentum untuk menggoyang stabilitas kepemimpinan di daerah.

Eks pimpinan KPK tersebut menyoroti pola pergerakan dan narasi yang dibangun, yang dinilai memiliki kemiripan dengan skenario-skenario “titipan” yang sering terjadi dalam peta politik nasional.

Dewan Penasihat Tim Ahli Gubernur Kalimantan Timur, Bambang Widjojanto, menengarai adanya motif politik di balik rencana aksi demonstrasi besar yang menyasar Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, pada 21 April mendatang.

 

Melalui video berdurasi 4 menit 13 detik di kanal YouTube pribadinya, Sabtu (18/4/2026), Bambang menyebut gerakan tersebut sebagai residu politik pasca-Pilgub 2024.

Dalam video berjudul “Ada Huru-hara di Kalimantan Timur, Siapa Sedang Cari Momentum, Aspirasi Atau Dendam Politik?” tersebut, Bambang meminta publik jernih dalam melihat mobilisasi massa yang diklaim mencapai ribuan orang.

Menurutnya, aksi tersebut bukan sekadar aspirasi organik, melainkan gerakan sistematis yang dirancang untuk mengecoh rakyat.

“Ada upaya yang direncanakan secara sengaja untuk mengecoh rakyat. Seolah-olah ada aspirasi rakyat, tapi nyatanya hanya sisa pertarungan politik 2024 dalam Pilgub Kaltim yang belum selesai,” ujar Bambang Widjojanto dalam video yang telah ditonton ribuan kali tersebut.

 

Ia mengingatkan masyarakat dan para aktivis agar tidak terjebak menjadi alat bagi para aktor di balik layar yang memiliki agenda tersembunyi.

Dugaan ini seketika memicu perdebatan panas di kalangan pengamat politik lokal, mengingat besarnya sumber daya yang dikerahkan untuk memobilisasi massa menuju ibu kota provinsi.

Share