Home News Rudy Mas’ud Marah Dinyinyiri Warga Non Kaltim, Ini Reaksi Pakar
NewsPemerintahan

Rudy Mas’ud Marah Dinyinyiri Warga Non Kaltim, Ini Reaksi Pakar

gubernur kaltim dikritik

Share
Share

Selain itu, kecepatan berbicara juga menjadi penanda. Dalam banyak kasus, pejabat yang bersikap defensif cenderung mempercepat ritme bicara di bagian akhir pernyataan.

 

Lalu ada penanda kalau tarikan bibir yang menegang dan menipis menjadi ciri umum seseorang yang sedang berada dalam kondisi emosional.

“Kalau dibandingkan awal, lebih cepat di bagian akhir Itu juga bisa itu mendukung hipotesa sebelumnya. Kemudian di bagian-bagian akhir ketika dia bicara tarikan bibirnya itu menegang, menipis bahwa dia cenderung marah,” ujarnya.

Menurut Kirdi, pola komunikasi defensif di era media sosial tidak hanya dipicu oleh tekanan kritik yang masif, tetapi juga oleh faktor struktural dan strategi komunikasi yang digunakan pejabat. Salah satu bentuk yang kerap muncul adalah defensif protektif.

“Ya artinya, dia memberikan respon secara defensif gitu terhadap apapun topik yang sedang dia bicarakan,” lanjutnya.

 

Dalam pola ini, pejabat menggunakan narasi kontribusi daerah untuk membentengi diri dari kritik. Argumen yang dibangun biasanya menekankan besarnya peran daerah dalam perekonomian nasional.

“Dia pakai kartu kontribusi daerah untuk membentengi diri gitu ya. Bahwa kita sudah nyumbang banyak loh ya,” kata Kirdi.

 

Namun, Kirdi menilai pendekatan tersebut tidak menyentuh persoalan utama. Ia menegaskan bahwa efektivitas penggunaan anggaran seharusnya menjadi fokus utama dalam merespons kritik publik.

“Fokusnya pejabat daerah kan harusnya efektivitas penggunaan anggaran gitu loh. Bahwa kurangnya jumlah anggaran iya, pasti itu. Tetapi enggak cuman itu doang,” tegasnya.

 

Kirdi mengingatkan bahwa dalam praktiknya masih banyak ditemukan penggunaan anggaran yang tidak tepat sasaran. Bahkan, tidak sedikit proyek yang dinilai tidak memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Banyak pejabat Indonesia baik pusat maupun daerah itu tidak bijak dalam memanfaatkan anggaran. Banyak yang tanda petik dihambur-hamburkan untuk proyek-proyek yang bahkan enggak sampai ke bawah gitu loh. Jadi fokus Ini kan harusnya efektivitas penggunaan anggaran,” sebutnya.

Share