“Kami juga berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah mengingatkan pentingnya menempatkan posisi raja dengan semestinya dalam sebuah acara,” ungkap Sultan Aji Muhammad Arifin.
Flashback: Sentilan Spontan Presiden Prabowo
Sebagai informasi, momen haru sekaligus mengejutkan terjadi saat Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam peresmian proyek strategis nasional RDMP Balikpapan, Senin lalu. Di tengah pidatonya, Presiden tiba-tiba menghentikan pembicaraan saat melihat Sultan Kutai duduk di barisan belakang.
Secara spontan, Presiden Prabowo melayangkan teguran tegas kepada penyelenggara acara. “Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Adji Muhammad Arifin, hadir yang mulia. Sultan kok ditaruh di belakang, taruh di depan,” ucap Prabowo dengan nada lugas.
Sentilan spontan tersebut seketika viral di media sosial dan menjadi bahan evaluasi bagi tim keprotokolan. Kejadian ini mengingatkan semua pihak tentang pentingnya aspek penghormatan terhadap tokoh adat sebagai pilar pemersatu bangsa di tengah pembangunan infrastruktur yang masif.
- aturan protokol penempatan tokoh adat di acara Kepresidenan
- Berita Kaltim
- Kaltim
- Kesultanan Kutai Kartanegara
- kronologi Presiden Prabowo tegur posisi duduk Sultan Kutai
- Kunjungan Gubernur Kaltim ke Kedaton Kutai Kartanegara
- permohonan maaf Rudy Mas'ud kepada Sultan Aji Muhammad Arifin
- Prabowo Subianto
- Protokoler
- RDMP Balikpapan
- Rudy Mas'ud
- Sultan Kutai