Home Kesehatan Soal Pengentasan Malaria, IKN Akan Tiru Freeport
Kesehatan

Soal Pengentasan Malaria, IKN Akan Tiru Freeport

Share
Otorita datangkan 10 investor saat Ground Breaking ke-6 pembangunan IKN
Foto: Ilustrasi/ Tangkapan Layar/Pembangunan Jalan di IKN/Youtube
Share

IKNPOS.ID- Indonesia menyumbang kasus malaria terbesar ke 2 di Asia setelah India, dengan estimasi kasus sebesar 811.636 kasus positif pada tahun 2021.

Sejauh ini pemerintah masih terus berupaya menurunkan angka penularan penyakit mematikan tersebut.

Kemenkes terus berupaya mencegah penularan penyakit malaria di kawasan IKN yang merupakan kota di tengah hutan.

Pelaksana Harian Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Hellen Dewi Prameswari mengatakan, IKN yang dibangun dengan membuka hutan seluas 256.142 hektar bisa mengakibatkan masalah endemis tinggi malaria.

Karena itu, pemerintah ingin mencontoh PT Freeport Indonesia yang menjaga wilayah kerjanya di Kuala Kencana, Timika, Papua, dari malaria.

Distrik Kuala Kencana di Kota Timika menjadi contoh pembukaan lahan hutan tanpa untuk pemukiman. Malaria di distrik tersebut 0 kasus. Padahal sekelilingnya hutan yang merupakan wilayah endemis tinggi.

“Kami melihat pendekatan penanggulangan malaria yang dilakukan Freeport di wilayah Kuala Kencana bisa cocok di IKN,” ucapnya.

Pola mitigasi yang dilakukan, yaitu dengan pengendalian vektor dan lingkungan, pemeriksaan parasit pada nyamuk dan manusia, memastikan drainase air mengalir, dan pada genangan air atau air tidak mengalir dengan cara menutup atau menimbun atau pemberian larvasida, serta melepas ikan pemakan jentik.

“Ada petugas khusus yang setiap hari memantau potensi tempat perindukan nyamuk malaria di Freeport, bahkan di pelepah daun pun mereka memeriksa. Mereka lakukan pengamatan di setiap air tergenang secara rutin,” kata Plh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, dr Hellen Dewi Prameswari.

Helen memastikan, hingga saat ini belum terdeteksi adanya kasus malaria di IKN. Namun, mitigasi dari kasus yang dipicu gigitan nyamuk Anopheles itu masih tetap diperlukan.

Kabupaten Penajam Paser Utara, wilayah penyanggah Ibu Kota Nusantara (IKN), menjadi salah satu wilayah Indonesia yang memiliki jumlah kasus malaria tinggi.

“Seperti yang kita tahu, Penajam Paser Utara mendapat porsi yang cukup besar di dalam wilayah IKN yaitu sebesar 60%. Oleh karena itu kami menyelenggarakan kegiatan menuju IKN bebas malaria,” terangnya dalam temu media daring pada, Senin 27 Mei 2024.

Share
Related Articles
VIRUS NIPAH MENGINTAI, Indonesia Siapkan Tes PCR
Kesehatan

VIRUS NIPAH MENGINTAI! Indonesia Siapkan Tes PCR

IKNPOS.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan telah mengambil langkah antisipatif untuk mencegah...

Virus Nipah Menghantui! Kemenkes Siaga Satu Meski Nol Kasus di RI, Simak Aturan Mainnya!
Kesehatan

Virus Nipah Menghantui! Kemenkes Siaga Satu Meski Nol Kasus di RI, Simak Aturan Mainnya!

IKNPOS.ID - Pemerintah Indonesia langsung tancap gas menghadapi potensi ancaman kesehatan global...

Kesehatan

Dinkes Kaltim Salurkan Ribuan Vaksin DBD di Provinsi Penyangga IKN

IKNPOS.ID - Sebagai upaya strategis menekan angka kasus demam berdarah dengue (DBD)...

Panduan Praktis Skrining Mandiri BPJS 2026
Kesehatan

DETEKSI DINI PENYAKIT KRONIS! Panduan Praktis Skrining Mandiri BPJS 2026

IKNPOS.ID - Kesehatan adalah aset paling berharga yang seringkali diabaikan hingga penyakit...