IKNPOS.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka ruang kolaborasi bagi pelaku industri konstruksi melalui kegiatan Building and Construction Business Matching bersama Indonesia Construction Architecture Network.
Kegiatan yang digelar di Kantor Bersama 3 itu diikuti sekitar 22 perusahaan di sektor konstruksi dan material bangunan. Forum ini menjadi ajang pertemuan antara pelaku usaha dengan kebutuhan pembangunan di kawasan Nusantara, sekaligus ruang untuk mempresentasikan inovasi dan teknologi konstruksi yang siap diterapkan.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menekankan bahwa pembangunan IKN harus dilakukan dengan standar tinggi serta komitmen yang kuat.
“Mari kita saling mendukung, betul-betul kita harus menjiwai untuk bekerja di IKN. Kenapa kita harus bekerja di sini, atas dasar tugas dan hati serta tanggung jawab kita membangun kota ini, jangan main-main, saya ingin kualitas, estetik, dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Basuki dilansir dari ikn.go.id, Minggu, 26 April 2026.
Ia berharap pembangunan di Nusantara tidak hanya unggul dari sisi fisik, tetapi juga dalam kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Saya ingin IKN ini menjadi contoh membangun infrastruktur yang lebih baik, saya berterima kasih atas kehadiran bapak, ibu semuanya. Di sini anda tidak hanya menjual produk berkualitas tinggi tetapi menjual pelayanan yang lebih baik,” lanjutnya.
Selain itu, Basuki juga mendorong agar keterlibatan pelaku usaha mampu memberikan dampak langsung, termasuk membuka peluang kerja bagi masyarakat di sekitar kawasan pembangunan.
Sementara itu, Deputi Sarana dan Prasarana OIKN, Aswin G. Sukahar, menegaskan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam industri konstruksi.
“Jadi teknologi tidak berhenti dari produk kemarin, tetapi anda memiliki tantangan untuk menghadirkan produk yang lebih baik dari kemarin. IKN ini sebenarnya etalase yang luar biasa. Ini Ibu Kota kita bersama yang kita bisa kembangkan dengan layanan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan di IKN tidak hanya mengandalkan produk yang sudah ada di pasar, tetapi juga mendorong lahirnya solusi baru yang lebih adaptif dengan kebutuhan desain dan standar kawasan.