IKNPOS.ID – Lenovo melalui pernyataan resminya mengisyaratkan peluang kehadiran kembali lini tablet gaming Legion Tab di pasar Indonesia. Sinyal tersebut disampaikan William Hartoyo, Consumer Product Manager Lenovo Indonesia yang menyebut pihaknya masih membuka kemungkinan menghadirkan perangkat tersebut, meski belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran.
Lenovo Legion Tab (Gen 3/Gen 5) adalah tablet gaming Android 8,8 inci premium yang dirancang untuk performa tinggi dengan prosesor Snapdragon 8 Gen 3, layar 2.5K 165Hz, dan sistem pendingin vapor chamber. Dengan harga mulai dari sekitar Rp7,5-9 jutaan, tablet ini menawarkan RAM hingga 16GB, penyimpanan 512GB, dan pengisian daya 68W.
William menjelaskan bahwa Lenovo Indonesia terus memantau dinamika pasar, khususnya permintaan terhadap perangkat gaming portabel. “Ditunggu kabar baiknya,” ujarnya singkat, menandakan bahwa keputusan terkait Legion Tab masih berada dalam tahap evaluasi internal perusahaan. Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya minat terhadap tablet berperforma tinggi, terutama untuk kebutuhan gaming dan hiburan. Secara global, Lenovo telah memperkenalkan Legion Tab sebagai bagian dari ekosistem Legion, yang selama ini dikenal melalui lini laptop dan PC gaming.
Fitur Utama Lenovo Legion Tab (Gen 3/Gen 5):
- Performa Maksimal: Didukung chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3, RAM LPDDR5X/LPDDR5T, dan penyimpanan UFS 4.0/4.1, ideal untuk heavy gaming.
- Layar Gaming: Layar 8.8″ PureSight LTPS 2.5K ( piksel), refresh rate 165Hz, dan kecerahan puncak mencapai 500-900 nits.
- Pendingin Canggih: Sistem ColdFront Vapor Chamber (Generasi 3: 14% lebih besar, Generasi 5: 10004 ) untuk meredam panas saat sesi game panjang.
- Desain & Port: Build quality solid, logam (350-360 gram), dengan dua port USB-C (atas dan samping) untuk bypass charging (bermain tanpa memakai daya baterai).
- Baterai: Kapasitas 6550mAh dengan pengisian cepat 68W.
Harga & Varian (Indonesia 2025/2026):
- Varian 12GB/256GB: Sekitar Rp7,5 – Rp7,9 juta.
- Varian 16GB/512GB: Sekitar Rp9,099 juta.
Pembelian mencakup 1 tahun Accidental Damage Protection (ADP).