IKNPOS.ID – Kabupaten Penajam Paser Utara menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis investasi di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara. Pemerintah daerah menyiapkan sejumlah proyek unggulan yang telah matang untuk langsung ditawarkan kepada investor melalui skema investment project ready to offer (IPRO).
Bupati Mudyat Noor menegaskan bahwa wilayahnya memiliki posisi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi baru di sekitar IKN.
“Kabupaten ini siap menjadi mitra strategis investasi, menyambut pertumbuhan ekonomi baru di sekitar IKN,” ujarnya dilansir Antara, Sabtu, 25 April 2026.
Dari sisi capaian, realisasi investasi daerah menunjukkan dinamika yang cukup signifikan. Pada 2024, target sebesar Rp2,5 triliun berhasil terlampaui hingga mencapai Rp3,7 triliun atau 145 persen. Namun, pada 2025, realisasi investasi baru menyentuh Rp1,7 triliun atau sekitar 33 persen dari target Rp4,7 triliun.
“Target investasi ditetapkan pemerintah provinsi, dan angka spesifik target 2026 ditetapkan setelah evaluasi,” jelasnya.
Ke depan, arah investasi di Penajam Paser Utara difokuskan pada sektor-sektor penunjang IKN. Pemerintah daerah mengedepankan kesiapan proyek yang sudah memiliki kejelasan dari sisi data, lahan, hingga studi kelayakan, sehingga lebih menarik bagi calon investor.
Beberapa sektor prioritas yang ditawarkan antara lain logistik, pelabuhan, agroindustri, serta pariwisata berbasis ekologi. Pemerintah daerah juga menekankan kemudahan perizinan terpadu serta penggunaan data real-time untuk meningkatkan kepercayaan investor, termasuk dari skala global.
Selain itu, iklim investasi yang kondusif terus diperkuat melalui dukungan regulasi serta sinergi promosi bersama unit regional investasi Kalimantan Timur.
“Penyediaan proyek matang dengan kepastian lahan dan regulasi sangat penting,” tambahnya.
Proyek yang disiapkan mencakup pembangunan pusat logistik dan kawasan industri terpadu guna mendukung kebutuhan IKN. Di sisi lain, pengembangan sektor pangan dan pariwisata diarahkan selaras dengan konsep Forest City, yakni pembangunan kota berkelanjutan yang mengintegrasikan ekosistem hutan ke dalam tata ruang.