IKNPOS.ID – Gema talbiyah membahana di langit Kalimantan Selatan saat ratusan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin resmi dilepas menuju Tanah Suci. Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti prosesi pemberangkatan yang menandai dimulainya musim haji tahun 1447 H / 2026 M ini.
Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin melepas keberangkatan Kloter pertama jamaah calon haji Embarkasi Banjarmasin ke Tanah Suci pada musim haji tahun 1447 H / 2026 M.
Dia meminta agar jamaah menjaga pola makan, istirahat yang cukup agar seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar.
Ia juga mengingatkan kondisi cuaca di Arab Saudi yang saat ini memasuki musim panas dengan suhu mencapai 35 derajat Celsius, bahkan lebih panas saat puncak ibadah di Arafah.
Gubernur meminta para jemaah selalu menjaga ketertiban, memperbanyak istigfar, serta membawa perlengkapan penting seperti gelang haji yang menjadi identitas selama di Tanah Suci.
“Jangan sembarangan, perbanyak istigfar, dan jangan lupa membawa gelang haji,” katanya.
Pelepasan Khidmat di Asrama Haji
Setelah menjalani masa karantina singkat dan pemeriksaan kesehatan akhir di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, para tamu Allah ini diberangkatkan melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan seluruh dokumen dan kebutuhan jemaah, terutama bagi lansia, telah terlayani dengan standar prioritas utama.
Terkhusus kepada para petugas haji dan tenaga kesehatan, Gubernur meminta agar memberikan pelayanan yang maksimal bagi seluruh jamaah haji.
“Mohon doakan kami semua, doakan daerah kita,” ujarnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Dr H Eddy Khairani menyampaikan, Kloter pertama ini diterbangkan dari Bandara Syamsuddin Noor ke Madinah Arab Saudi, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 00.05 Wita.
“Alhamdulillah, semua proses keberangkatan berjalan lancar dari asrama haji ke bandara, seluruhnya dinyatakan layak terbang,” ujarnya.
Jumlah jamaah calon haji Kloter pertama ini sebanyak 359 orang, sebagian ada yang lansia.