Home News IKN Dorong Ekstrakurikuler Robotika di Sekolah untuk Siapkan SDM Berbasis Teknologi
News

IKN Dorong Ekstrakurikuler Robotika di Sekolah untuk Siapkan SDM Berbasis Teknologi

Share
Share

IKNPOS.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui program ekstrakurikuler robotika di sejumlah sekolah yang berada di kawasan ibu kota baru Indonesia. Program tersebut dijalankan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya membekali generasi muda dengan kemampuan teknologi sejak dini. Pengembangan robotika dinilai penting untuk mendukung kesiapan peserta didik menghadapi perubahan zaman yang semakin berbasis digital.

Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kabupaten Penajam Paser Utara, Ayu Desi Wilujeng, menyebutkan bahwa pengenalan robotika kepada siswa menjadi kebutuhan yang relevan dengan perkembangan teknologi masa depan.

“Anak-anak harus memiliki pengetahuan tentang robotika dan siap menghadapi perkembangan teknologi ke depan,” ujar Ayu Desi Wilujeng ketika ditanya mengenai program robotika di Sepaku, Jumat 24 April 2026.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Otorita IKN Tonny Agus Setiono menjelaskan, pengembangan kegiatan robotika diawali dengan pelatihan bagi tenaga pendidik. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas guru, baik dari sisi teori maupun praktik.

Melalui pelatihan tersebut, sekolah diharapkan mampu membentuk ekstrakurikuler robotika secara mandiri. Selain itu, para siswa juga dipersiapkan agar dapat mengikuti kompetisi secara berkelanjutan.

Tonny mengatakan setiap sekolah turut mendapatkan dukungan perangkat pembelajaran berupa toolkit, trainer kit, serta dua robot tipe wall follower dan transporter yang digunakan untuk praktik.

Program pengembangan robotika itu melibatkan 13 sekolah menengah pertama (SMP) dan tujuh SMA/Madrasah Aliyah (MA) yang berada di wilayah delineasi IKN.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Agung Indrajit menambahkan, para guru juga memperoleh pendampingan intensif selama empat bulan melalui kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Politeknik Negeri Samarinda.

Share