Home News Ada Penyusup! Massa Aksi 21 April Tangkap Basah Pelempar Bom Asap, Langsung Diserahkan ke Pihak Berwajib
NewsPemerintahan

Ada Penyusup! Massa Aksi 21 April Tangkap Basah Pelempar Bom Asap, Langsung Diserahkan ke Pihak Berwajib

provokasi demo kaltim

Share
Di tengah riuhnya orasi perjuangan, seorang pria tak dikenal diduga mencoba melemparkan bom asap ke tengah kepadatan massa aksi 21 April.
Di tengah riuhnya orasi perjuangan, seorang pria tak dikenal diduga mencoba melemparkan bom asap ke tengah kepadatan massa aksi 21 April.
Share

IKNPOS.ID – Ketenangan aksi damai ribuan mahasiswa di depan kantor pemerintahan tiba-tiba pecah oleh dentuman dan kepulan asap pekat. Di tengah riuhnya orasi perjuangan, seorang pria tak dikenal diduga mencoba menyulut dengan melemparkan bom asap ke tengah kepadatan massa aksi 21 April.

Beruntung, kesigapan koordinator lapangan dan massa aksi berhasil mencegah terjadinya kepanikan massal dengan segera meringkus provokator tak terduga tersebut sebelum situasi semakin tidak terkendali.

Insiden ini terjadi ketika massa sedang berkonsentrasi menuntut transparansi kebijakan pemerintah daerah. Kepulan asap yang muncul secara tiba-tiba sempat memicu ketegangan antara massa dan aparat keamanan di lini depan.

Namun, massa aksi yang tetap satu komando berhasil mengidentifikasi pelaku yang mencoba melarikan diri dan langsung mengamankannya. Terduga pelaku kemudian diserahkan dalam kondisi babak belur kepada pihak kepolisian yang berjaga di lokasi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Pihak panitia aksi menegaskan bahwa gerakan mereka adalah aksi damai yang murni menyuarakan aspirasi rakyat tanpa kekerasan.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (21/4/2026), sempat diwarnai ketegangan. Sebuah insiden pelemparan bom asap (smoke bomb) hampir memicu kericuhan, namun berhasil diredam oleh integritas massa aksi itu sendiri.

Peristiwa bermula saat suasana orasi sedang berlangsung hangat. Tiba-tiba, seorang oknum di tengah kerumunan menyalakan bom asap dan dengan sengaja mengarahkannya ke barisan aparat kepolisian, yang tengah melakukan pengamanan di gerbang Kantor Gubernur. Kepulan asap tebal sempat menciptakan kepanikan sesaat di tengah barisan massa.

Menyadari adanya upaya provokasi yang dapat merusak citra gerakan, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi segera mengambil tindakan cepat. Tidak ingin aksi mereka dicoreng oleh tindakan anarkis, Korlap bersama sejumlah peserta aksi lainnya langsung mengamankan oknum tersebut secara mandiri di lokasi kejadian.

Share