Home Kesehatan Nakhoda Baru POGI Kaltim Resmi Dilantik di IKN Fokus Tekan Angka Kematian Ibu
Kesehatan

Nakhoda Baru POGI Kaltim Resmi Dilantik di IKN Fokus Tekan Angka Kematian Ibu

Share
Pelantikan Pengurus POGI Kaltim IKN
Prosesi pelantikan pengurus POGI Cabang Kalimantan Timur di Gedung Kemenko Ibu Kota Nusantara.Foto:RRI
Share

IKNPOS.ID – Perkumpulan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Kalimantan Timur resmi memulai babak baru kepengurusan periode 2025-2028. Prosesi pelantikan dr. Noviana Indarti sebagai Ketua POGI Kaltim terpilih berlangsung khidmat di Multifunction Hall Gedung Kemenko, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Sabtu 18 April 2026.

dr. Noviana Indarti menggantikan posisi dr. Handy Wiradharma setelah menerima bendera pataka dari Ketua Umum Pengurus Pusat POGI, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko. Pelantikan ini menjadi sangat strategis karena dilakukan di jantung ibu kota baru, yang juga menjadi simbol transformasi pelayanan kesehatan nasional.

Target Ambisius Nol Kasus Kematian Ibu

Usai dilantik, dr. Noviana Indarti langsung menegaskan komitmennya untuk menghadapi tantangan besar kesehatan reproduksi di Kalimantan Timur. Ia menyoroti angka kematian ibu dan bayi di Kaltim yang saat ini masih menyentuh angka 112 per 100 ribu kelahiran hidup.

“Kami menargetkan untuk terus menurunkan angka kematian itu sampai dengan nol tanpa ada kasus kematian,” tegas dr. Noviana. Untuk mencapai target ambisius tersebut, POGI Kaltim telah menyiapkan langkah taktis melalui kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, dinas kesehatan, hingga BKKBN guna memperkuat layanan kesehatan hingga ke pelosok daerah terpencil.

Salah satu program unggulan yang segera bergulir adalah aksi nyata Selamatkan Perempuan Indonesia (SPRIN). Sebagai langkah awal, POGI Kaltim akan melakukan skrining dan vaksinasi HPV secara serentak pada 21 April 2026 bertepatan dengan Hari Kartini, dengan target 5.000 dosis vaksin dalam setahun ke depan.

Menuju Standar Pelayanan Kesehatan Kelas Dunia

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Drs. Alimuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan para dokter spesialis dalam pembangunan IKN. Pemerintah saat ini tengah menyusun tata kelola pelayanan kesehatan di Nusantara yang diharapkan setara dengan standar internasional.

“Kita ingin nantinya pelayanan rumah sakit di IKN dapat seperti Penang, sehingga warga Indonesia tidak perlu keluar negeri,” ujar Alimuddin. Ia menitipkan tiga pesan penting bagi pengurus baru, yakni penguatan kolaborasi dengan OIKN, pemerataan layanan ke pelosok, serta inovasi dalam literasi kesehatan keluarga.

Share