Home News Pemkab Malinau Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Kaltara 2026
News

Pemkab Malinau Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Kaltara 2026

Share
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Kabupaten Malinau memastikan komitmennya untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada 2026. Kesiapan tersebut ditegaskan meski saat ini pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Malinau, Kamran Daik, yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Malinau, menyampaikan bahwa daerahnya tetap siap menggelar ajang keagamaan tersebut.

“Walaupun di tengah efisiensi, Pemkab Malinau siap menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Kaltara tahun 2026,” ujarnya di Malinau, Minggu.

Menurut Kamran, pelaksanaan MTQ tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian penting dalam syiar agama serta sarana pembinaan mental dan spiritual masyarakat. Ia menegaskan, nilai-nilai Alquran harus terus dihadirkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Seperti yang disampaikan Pak Bupati namanya syiar agama tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya,” katanya.

Ia menambahkan, komitmen yang disampaikan Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, mencerminkan perhatian pemerintah daerah terhadap seluruh umat beragama. Sikap tersebut turut memperkuat tingkat toleransi di wilayah Malinau yang dikenal sebagai Bumi Intimung.

“Penekanannya seperti itu, MTQ tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya. Andai kata memang dari provinsi membuka 20 cabang dilombakan tetap kita laksanakan, 12 cabang tetap kita laksanakan,” tegasnya.

Kamran menjelaskan, koordinasi dengan pihak provinsi telah dilakukan sebelumnya. Perwakilan LPTQ Provinsi Kaltara sempat menemui Bupati Malinau untuk memastikan kesiapan daerah tersebut menjadi tuan rumah. Dalam pertemuan itu, Bupati kembali menegaskan kesediaannya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Sekretaris Daerah Malinau kemudian menginstruksikan jajaran terkait untuk mulai mempelajari pelaksanaan MTQ di daerah lain sebagai bahan persiapan.

“Pak Sekda memanggil saya selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat memang membawahi keagamaan sekaligus menjadi Ketua LPTQ Kabupaten Malinau,” ungkapnya.

Share