IKNPOS.ID – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong percepatan pembangunan sekaligus kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai penguat distribusi ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat kunjungannya ke kantor PT Agrinas Pangan Nusantara dan pertemuan dengan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota. Dalam agenda itu, pembahasan difokuskan pada evaluasi progres pembangunan 83.000 gerai Kopdes Merah Putih yang ditargetkan menjadi tulang punggung distribusi kebutuhan pokok di tingkat desa.
“Pemerintah bersama Agrinas menegaskan komitmen untuk mempercepat penyelesaian proyek sekaligus memastikan model bisnis koperasi berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Ferry di Jakarta, baru-baru ini.
Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari penguatan sistem distribusi, tata kelola operasional, hingga integrasi dengan ekosistem logistik pangan nasional. Dengan peta sebaran yang semakin jelas, Ferry optimistis pelaksanaan program dapat dipercepat melalui koordinasi intensif antara Kementerian Koperasi dan Agrinas.
Selain itu, pemerintah juga memberi perhatian pada tahapan verifikasi dan validasi sebelum gerai beroperasi secara penuh. Standarisasi layanan, terutama pada unit usaha seperti apotek dan klinik, dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan di seluruh daerah.
Integrasi Kopdes Merah Putih dengan konsep Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) juga tengah dimatangkan sebagai model bisnis berbasis hub dan agregator. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok sekaligus meningkatkan daya saing koperasi di tengah persaingan ritel modern.
Dalam kunjungan tersebut, Ferry turut meninjau command center Agrinas yang berfungsi memantau perkembangan pembangunan secara real time. Fasilitas ini dianggap penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat pengambilan keputusan.
Sementara itu, Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota menyampaikan bahwa pembangunan fisik saat ini telah mencapai puluhan ribu unit, dengan ribuan gerai di antaranya sudah rampung. Ia menargetkan percepatan signifikan agar puluhan ribu unit lainnya segera selesai dalam waktu dekat.