Home News Masjid Negara IKN Jadi Pusat Spiritualitas dan Edukasi Lingkungan saat Ramadan
News

Masjid Negara IKN Jadi Pusat Spiritualitas dan Edukasi Lingkungan saat Ramadan

Share
Ramadhan di Masjid Negara IKN
Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan mengisi tausiah tarawih hari kedua Ramadhan 2026 di Masjid Negara IKN.Foto:IKN
Share

IKNPOS.ID – Masjid Negara IKN menjadi saksi peringatan Nuzulul Quran Nasional yang berlangsung pada Sabtu (07/03/2026). Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, termasuk Balikpapan, Samarinda, dan Penajam Paser Utara, hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang mengusung tema “Al-Quran, Amanah Ekologis dan Jalan Perdamaian Dunia”.

Suasana khidmat menyelimuti masjid, terutama saat tausiyah dan pembacaan ayat suci Al-Quran berlangsung. Aktivitas ini menekankan keseimbangan spiritual dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari amanah umat Islam.

Ngabuburead dan Pesan Keseimbangan Hidup

Acara dimulai dengan kegiatan Ngabuburead yang digagas oleh Kementerian Agama dengan tema “Seimbang Bekerja, Bijak Merawat Diri”. Tausiyah dari Ustadz Ambia Dahlan menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan serta kehidupan pribadi, khususnya bagi generasi muda yang hidup di tengah dinamika modern.

Kegiatan ini menekankan bahwa menjaga keseimbangan hidup merupakan bagian dari pesan spiritual Al-Quran. Dalam konteks Ramadan, keseimbangan tersebut menjadi landasan untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus menjaga kesehatan mental dan fisik.

Bubur Nusantara sebagai Simbol Keberagaman

Menjelang berbuka puasa, ribuan jamaah memadati Aula Masjid Negara IKN. Kebersamaan semakin terasa dengan penyajian takjil khas, Bubur Nusantara, yang menjadi simbol keberagaman dan persatuan bangsa. Momen berbuka bersama ini menegaskan peran masjid sebagai ruang komunitas yang inklusif dan menyatukan berbagai lapisan masyarakat.

Pembacaan Al-Quran dan Hikmah Nuzulul Quran

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Imranul Karim, Juara 1 Tilawah MTQ Internasional Bangladesh 2025, disertai saritilawah oleh Maulidia. Kesempatan ini menjadi momentum refleksi spiritual bagi para jamaah.

Prof. Dr. H.M. Darwis Hude, M.Si., Guru Besar Universitas PTIQ Jakarta, menyampaikan hikmah Nuzulul Quran. Ia menegaskan bahwa Al-Quran adalah mukjizat yang tidak mungkin ditulis oleh manusia dan menjadi pedoman untuk menegakkan harmoni dengan alam. Menjaga keseimbangan ekologis menjadi bagian integral dari implementasi nilai-nilai Al-Quran.

Share
Related Articles
News

IKN Dorong Ekstrakurikuler Robotika di Sekolah untuk Siapkan SDM Berbasis Teknologi

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai memperkuat pengembangan sumber daya...

Foto: Ayo Kaltim
News

Kebakaran di Permukiman Padat Samarinda, Puluhan Jiwa Terdampak 

IKNPOS.ID - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Lambung...