Home News Indonesia Resmi Jadi Anggota Tetap BoP Tanpa Iuran 1 Miliar Dolar AS, Hanya Kirim 8000 Pasukan
News

Indonesia Resmi Jadi Anggota Tetap BoP Tanpa Iuran 1 Miliar Dolar AS, Hanya Kirim 8000 Pasukan

Share
Share

IKNPOS.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan bahwa Indonesia telah resmi menjadi anggota tetap Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP), meskipun tidak menyetor dana sebesar 1 miliar dolar AS seperti yang sempat ramai diperbincangkan.

Ia memastikan bahwa angka 1 miliar dolar AS tersebut bukanlah iuran wajib maupun syarat untuk memperoleh status keanggotaan tetap. Indonesia, kata dia, tetap tercatat sebagai anggota tanpa kewajiban pembayaran tersebut.

“Jadi dari awal saya bilang ini yang namanya itu bukan iuran keanggotaan. Bukan syarat keanggotaan, tidak. Kita sekarang sudah anggota, enggak perlu bayar juga enggak apa-apa,” ujar Sugiono saat memberikan keterangan pers di Washington DC, Jumat (20/2) malam waktu setempat.

Sugiono juga meluruskan berbagai spekulasi yang menyebut Indonesia belum memenuhi kewajiban dana sehingga statusnya sebagai anggota tetap dipertanyakan. Ia menekankan, tidak ada ketentuan yang mewajibkan pembayaran sejumlah dana tertentu untuk menjadi anggota tetap dalam forum tersebut.

Menurut dia, pembahasan mengenai angka 1 miliar dolar AS sebelumnya lebih merujuk pada skema kontribusi apabila suatu negara ingin mengambil peran tertentu, termasuk kemungkinan menjadi anggota permanen dengan tanggung jawab tambahan. Skema tersebut berbeda dengan status keanggotaan yang saat ini dipegang Indonesia.

Lebih lanjut, Sugiono menanggapi isu lain mengenai komitmen pendanaan hingga 5 sampai 7 miliar dolar AS. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan bentuk pledges dari sejumlah negara lain dan tidak berkaitan dengan iuran keanggotaan Board of Peace.

Dalam mekanismenya, kontribusi terhadap forum tersebut dapat dilakukan melalui berbagai cara. Tidak hanya dalam bentuk dana, tetapi juga melalui pengiriman pasukan maupun kontribusi individu yang disalurkan ke rekening khusus, termasuk yang dikelola oleh World Bank.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Indonesia memilih untuk berkontribusi lewat pengiriman pasukan penjaga perdamaian. Pemerintah telah menyiapkan sekitar 8.000 personel guna mendukung misi yang telah disepakati dalam forum tersebut.

Share
Related Articles
News

Otorita IKN Ajak Pengunjung Tanam Pohon, Perkuat Konsep Kota Hutan

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mendorong penghijauan kawasan ibu kota baru...

News

Selama Februari 2026, Mobilitas Penumpang Udara dan Laut di Kaltim Menurun

IKNPOS.ID - Arus pergerakan penumpang angkutan udara domestik dan angkutan laut di...

Gibran Rakabuming berkantor di IKN
News

Penajam Paser Utara Gandeng Swasta untuk Perkuat Peran sebagai Penyangga IKN

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur membuka...

News

Cerita Kepala BKP Temukan Anak Pemulung Putus Sekolah, Kini Terbantu Program Sekolah Rakyat

IKNPOS.ID - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BKP), Angga Raka Prabowo, menegaskan pentingnya...