Home News Koster Dorong Arak Bali Kuasai Duty Free Ngurah Rai, Minta Etalase Khusus untuk Produk Lokal
News

Koster Dorong Arak Bali Kuasai Duty Free Ngurah Rai, Minta Etalase Khusus untuk Produk Lokal

Gubernur Bali Wayan Koster melakukan peninjauan langsung ke area Duty Free serta gerai-gerai UMKM di Terminal Keberangkatan dan Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/2/2026).

Share
Gubernur Bali Wayan Koster melakukan peninjauan langsung ke area Duty Free serta gerai-gerai UMKM di Terminal Keberangkatan dan Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/2/2026).
Share

IKNPOS.ID – Gubernur Bali Wayan Koster melakukan peninjauan langsung ke area Duty Free serta gerai-gerai UMKM di Terminal Keberangkatan dan Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/2/2026). Kunjungan tersebut difokuskan untuk memastikan produk lokal Bali, termasuk Arak Bali, memperoleh ruang yang layak di bandara internasional tersebut.

Dalam peninjauan itu, Koster mengecek outlet yang dikelola Angkasa Pura Indonesia dan memastikan produk UMKM Bali sudah mulai dipasarkan, khususnya di area minuman dan liquor.

“Arak Bali adalah salah satu warisan Budaya Bali yang harus dilestarikan. Jadi kita kelola dari hulu ke hilir. Dari tingkat petani, proses produksinya hingga pemasaran harus sesuai dengan regulasi yang ada. Kita ingin memastikan bahwa pelestarian Arak Bali harus berpihak kepada para perajin Arak dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal,” jelasnya.

Ia menegaskan, Pemprov Bali berkomitmen melindungi Arak Bali sekaligus para perajin tradisionalnya. Standarisasi produk juga terus didorong agar Arak Bali mampu bersaing dengan minuman beralkohol impor yang selama ini mendominasi etalase duty free.

Dalam pantauannya, sejumlah merek Arak Bali memang sudah terpajang di etalase, meski jumlahnya dinilai masih terbatas dibanding produk luar negeri.

“Kita minta kalau bisa diperbanyak supaya disitu tidak hanya ada whiskey, brandy dan lainnya terutama yang di area Duty Free,” ungkap Koster di sela-sela kunjungannya.

Ia juga meminta agar Arak Bali memiliki stan atau etalase khusus agar identitasnya lebih kuat di mata wisatawan mancanegara. Menurutnya, sangat disayangkan jika turis yang datang ke Bali justru membawa pulang produk impor, padahal Bali memiliki minuman khas sendiri.

“Kita perkenalkan ke masyarakat internasional dalam satu etalase. Nantinya akan dikelola oleh Asosiasi Arak Bali. Jadi bukan bukan perorangan atau perusahaan tapi dikelola oleh asosiasi,” jelasnya.

Koster menyebut Asosiasi Arak Bali atau Asosiasi Tresnaning Arak Bali akan memastikan seluruh produk yang saat ini berjumlah 58 merek dagang dapat terakomodasi untuk dipasarkan di Bandara Ngurah Rai.

Share
Related Articles
News

KBRI Kuala Lumpur Laporkan Akun TikTok Palsu, Warga Diminta Waspada Penipuan

IKNPOS.ID - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur (KBRI KL) mengambil...

News

Zulhas: Ketahanan Pangan Aman Meski Konflik Timur Tengah, Pemerintah Pastikan Stok Terkendali

IKNPOS.ID - Pemerintah memastikan kondisi ketahanan pangan nasional tetap dalam posisi aman...

penambangan batu bara ilegal
News

Bongkar Korupsi Tambang Batu Bara Ilegal di Kalteng, Kejagung Jebloskan Bos PT AKT ke Balik Jeruji Besi

IKNPOS.ID - Praktik penambangan batu bara ilegal yang dijalankan PT Asmin Koalindo...

News

Sinyal Panas 1 April 2026: Akankah Harga BBM Indonesia Meledak Menyusul Thailand dan Filipina?

IKNPOS.ID - Kabar mengenai penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi...