IKNPOS.ID – Pasokan aneka kebutuhan pangan di sejumlah sentra jual beli tradisional wilayah Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), dinilai masih mampu melayani kebutuhan warga hingga memasuki Ramadhan 1447 Hijriah atau puasa tahun 2026.
“Harga masih relatif stabil dan persediaan masih cukup aman saat bulan puasa,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan PPU, Marlina, Sabtu, 7 Februari 2026.
Hasil pengamatan lapangan menunjukkan nilai jual kebutuhan pokok di berbagai pasar rakyat belum memperlihatkan lonjakan berarti, serta belum ada jenis barang utama yang mengalami peningkatan harga secara mencolok.
Selain itu, instansi KUKM Perindag turut berkolaborasi bersama Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan (Saber Pangan) Polda Kalimantan Timur dalam kegiatan pemeriksaan mendadak di Pasar Induk Penajam.
Kegiatan tersebut, lanjut dia, dilakukan guna memastikan ketersediaan stok tetap terjaga sekaligus memantau dinamika harga menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Aparatur KUKMPerindag Penajam Paser Utara secara berkelanjutan memantau pergerakan nilai jual serta distribusi barang, agar tidak terjadi kekurangan pasokan sejak Ramadhan hingga Lebaran 2026.
Langkah pengawasan terhadap arus komoditas pangan pun diperketat sebagai upaya pencegahan potensi kelangkaan yang dapat berdampak pada melonjaknya harga di pasaran.
Berdasarkan evaluasi terkini, kondisi pasar secara umum masih berada dalam situasi terkendali, bahkan terdapat sejumlah bahan pangan yang mengalami penurunan nilai jual, ungkap Marlina, di antaranya cabai yang sebelumnya berada di kisaran Rp60.000 per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp35.000 per kilogram.
Meski situasi saat ini masih terbilang stabil, Marlina mengingatkan adanya kemungkinan penyesuaian harga seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang serta selama bulan Ramadhan.