Home Forest City IKN Dongkrak Wisatawan Domestik Kaltim 10 Persen, Infrastruktur Pedalaman Jadi PR Besar
Forest City

IKN Dongkrak Wisatawan Domestik Kaltim 10 Persen, Infrastruktur Pedalaman Jadi PR Besar

Share
Dampak IKN terhadap pariwisata Kaltim
Pembangunan IKN memicu kenaikan 10 persen wisatawan domestik di Kaltim. Namun, akses transportasi ke pedalaman masih menjadi hambatan bagi wisatawan mancanegara.Foto:IG@basukihadimuljono
Share

IKNPOS.ID – Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai mengubah wajah pariwisata di Kalimantan Timur. Pembangunan masif dan tingginya aktivitas di kawasan calon pusat pemerintahan tersebut tercatat mampu mendongkrak pergerakan wisatawan domestik hingga 10 persen. Kota-kota penyangga seperti Balikpapan dan Samarinda kini menjadi magnet utama bagi para pelancong dalam negeri.

Peningkatan tren ini mayoritas berasal dari kunjungan berbasis kota (city tour). Wisatawan domestik, termasuk dari wilayah Asia Tenggara, mulai memadati pusat-pusat kuliner, sentra oleh-oleh, hingga titik-titik ikonik di Samarinda dan Balikpapan yang jaraknya cukup terjangkau dari area IKN.

Tantangan Segmen Wisatawan Mancanegara

Meski pasar domestik menunjukkan grafik positif, tantangan besar masih membayangi segmen wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa dan Amerika. Berbeda dengan turis lokal, wisatawan dari negara barat cenderung mencari pengalaman ekowisata orisinal di wilayah pedalaman Kalimantan.

Potensi ekowisata di pedalaman Kaltim sebenarnya merupakan aset terbesar yang paling diminati dunia internasional. Namun, faktor kepastian transportasi dan waktu tempuh yang sangat panjang masih menjadi penghambat utama. Hingga saat ini, para pelaku industri pariwisata masih menanti adanya penerbangan reguler yang stabil, seperti rute Balikpapan–Melak, guna mempermudah akses bagi turis asing menuju jantung Borneo.

Infrastruktur Pendukung Bukan Sekadar Penerbangan Langsung

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan membuka operasional rute penerbangan internasional perdana yang menghubungkan Samarinda, Kalimantan Timur (IKN) dengan Kuala Lumpur-Malaysia.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengatakan, rute ini dijadwalkan mulai beroperasi di Bandara APT Pranoto pada Februari 2026.

“Ini adalah kabar yang sangat positif. Jika Samarinda terhubung langsung dengan jaringan internasional, hal itu akan menjadi trigger (pemicu) besar bagi kegiatan ekonomi kita,” ujarnya.

Namun, wacana pembukaan penerbangan langsung dari mancanegara, seperti rute Malaysia ke Samarinda, dinilai belum menjadi jaminan bagi kedatangan wisatawan asing dalam jumlah besar.

Share
Related Articles
Forest City

OIKN dan UGM Akan Perluas Kolaborasi pada Riset Lapangan Terpadu di Wanagama Nusantara

IKNPOS.ID - Mempersiapkan tenaga ahli untuk kelangsungan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)...

Forest City

UGM Berkomitmen Penuh Mewujudkan IKN sebagai Smart Forest City

IKNPOS.ID - Keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat dukungan...

Forest City

Lulus Program Pelatihan UGM, 39 Pegawai OIKN Jadi Ahli Smart Forest City

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berkerja sama dengan Universitas Gadjah...

Forest City

Akademisi Ingatkan Pembangunan IKN Tetap Jaga Kelestarian Ekosistem dan Keanekaragaman Hayati

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) dicanangkan sebagai...