IKNPOS.ID – Sepanjang 2025 lalu Perusahaan Umum (Perum) Bulog telah menyerap gabah hasil panen petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), lebih kurang 11.000 ton gabah kering panen (GKP).
“Kebijakan Bulog menyerap GKP dapat mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan petani,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PPU, Andi Trasodiharto, Rabu, 21 Januari 2026, dikutip Antara.
Menurutnya, pemerintah pusat menargetkan Bulog Wilayah Kalimantan Timur-Kalimantan Utara bisa menyerap gabah hasil panen petani mencapai 15.286 ton GKP pada tahun 2026 ini, yang akan berdampak positif terhadap petani di wilayah itu.
Pemkab PPU sendiri terus mendorong percepatan perluasan tanam padi di wilayah kabupaten penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.
Petani Diminta Perhatikan Kalender Tanam
Para petani di Serambi IKN juga diminta melakukan penggarapan lahan sesuai dengan kalender tanam.
Lahan pertanian tanaman padi produktif tercatat mencapai 14.070 hektare. Dalam satu tahun petani melakukan dua kali panen dan terdata pada 2024 hasil panen padi mencapai sekitar 50.672 ton GKP.
“Panen padi pada musim tanam pertama dan kedua 2025 masing-masing mencapai 24.500 ton GKP,” katanya.
Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan optimalisasi lahan pertanian tanaman padi sekitar 5.436 hektare yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian.
Target optimalisasi lahan pertanian tersebut tercatat mulai Oktober sampai sudah terealisasi sekitar 3.400 hektare, jelas dia, optimalisasi tersebut 5.436 hektare lahan pertanian bakal tercapai periode musim tanam Oktober 2025-Maret 2026.
Periode musim tanam ketiga (Oktober 2025-Maret 2026) telah berlangsung, lanjut dia, diperkirakan akan memasuki musim panen antara Februari dan Maret 2026.