IKNPOS.ID – Suasana haru menyelimuti Kantor Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, Makassar, pada Rabu, 21 Januari 2026. Tim Disaster Victim Identification (DVI) menyerahkan jenazah Florencia Lolita Wibisono, pramugari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang telah teridentifikasi, kepada pihak keluarga.
Isak tangis pecah saat prosesi penyerahan jenazah yang turut dihadiri oleh perwakilan maskapai Indonesia Air Transport.
Kakak korban, Felix, tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian dan identifikasi adiknya.
“Terima kasih kepada semua pihak dan syukur atas semua dikerjakan adik kami bisa ditemukan,” ujar Felix dengan suara bergetar.
Jenazah Florencia Lolita Dibawa ke Jakarta
Setelah seluruh proses persiapan oleh tim DVI selesai, pihak keluarga segera membawa jenazah Florencia Lolita ke Jakarta untuk dimakamkan.
“Kami ucap syukur karena adik kami sudah ditemukan dan hari ini petinya ditutup, sehingga akan kami segera bawa ke Jakarta,” ungkap Felix.
Di tengah duka yang mendalam, Felix juga menyampaikan harapan agar seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dapat segera ditemukan dan keluarga korban diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
“Yang juga diberikan kekuatan dan semua (korban) bisa ditemukan. Dukung juga semuanya agar bisa berjalan dengan baik dan lancar,” harap Felix.
Hingga kini, petugas telah mengevakuasi dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, terdiri atas satu laki-laki dan satu perempuan.
Pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar pada Sabtu, 17 Januari 2026, membawa tujuh kru dan tiga penumpang.