IKNPOS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kalimantan Timur pada Rabu, 21 Januari 2026. Fokus utama tertuju pada Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara yang diprediksi akan didominasi oleh kondisi langit berawan sepanjang hari.
Kondisi ini memberikan atmosfer yang cukup teduh bagi percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan inti pemerintahan. Meskipun demikian, kelembapan udara yang cukup tinggi menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pekerja lapangan dan warga yang beraktivitas di luar ruangan.
IKN dan Sekitarnya: Hangat namun Teduh
Wilayah Penajam Paser Utara, khususnya kawasan IKN, akan mengalami cuaca berawan dengan rentang suhu udara antara 25 hingga 33 derajat Celcius. Tingkat kelembapan di wilayah ini diprediksi berada di angka 49 hingga 93 persen. Kondisi serupa juga terpantau di daerah penyangga seperti Paser dan Kutai Kartanegara yang sama-sama dipayungi awan dengan suhu maksimal menyentuh 33 derajat Celcius.
Dua kota besar yang menjadi gerbang utama IKN, yakni Balikpapan dan Samarinda, juga tidak luput dari kondisi berawan. Kota Balikpapan mencatatkan suhu antara 25-32 derajat Celcius, sementara Samarinda sedikit lebih hangat dengan suhu minimal di angka 26 derajat Celcius.
Hanya Mahakam Ulu yang Cerah
Berbeda dengan wilayah lainnya yang cenderung menutup, Kabupaten Mahakam Ulu diprediksi menjadi satu-satunya wilayah yang akan menikmati kondisi cerah berawan. Wilayah ini juga tercatat memiliki tingkat kelembapan yang paling rendah di Kalimantan Timur, yakni di kisaran 43 hingga 74 persen, dengan suhu udara yang relatif lebih sejuk maksimal 30 derajat Celcius.
Sementara itu, wilayah pesisir utara seperti Kota Bontang akan mengalami suhu yang paling rendah dibandingkan kota lainnya, dengan titik maksimal hanya mencapai 29 derajat Celcius. Hal ini dikarenakan pengaruh angin laut dan tutupan awan yang lebih tebal di kawasan tersebut.
Imbauan BMKG untuk Warga Kaltim
Meskipun sebagian besar wilayah Kalimantan Timur diprediksi berawan tanpa potensi hujan lebat, warga diimbau untuk tetap menjaga hidrasi tubuh. Suhu maksimal yang mencapai 33 derajat Celcius di area IKN dan Samarinda tetap dapat memicu kelelahan akibat panas (heat exhaustion) jika beraktivitas terlalu lama di bawah terik matahari yang sesekali muncul di sela awan.