Khozin menilai koreksi desain harus dipahami sebagai instruksi kerja yang bersifat operasional, bukan sebagai ruang untuk memperlambat proses pembangunan. Menurutnya, perubahan desain justru dimaksudkan untuk mempercepat penyelesaian IKN sebagai pusat pemerintahan negara.
DPR Dorong Tindakan Nyata di Lapangan
Komisi II DPR menekankan bahwa arahan presiden telah memberikan kejelasan arah pembangunan, khususnya terkait fungsi eksekutif, legislatif, dan yudikatif di IKN. Oleh karena itu, Otoritas IKN dan kementerian teknis diminta segera melakukan penyesuaian yang diperlukan tanpa menunggu proses birokrasi yang berlarut.
Khozin menyatakan bahwa proyek berskala nasional seperti IKN membutuhkan kecepatan dalam pengambilan keputusan. Ia mengingatkan agar koreksi desain tidak berubah menjadi diskusi berkepanjangan yang justru menghambat penyelesaian pekerjaan fisik di lapangan.
Koreksi Desain Dinilai Perkuat Fokus Pembangunan
Menurut Khozin, koreksi desain yang disampaikan presiden mempertegas fungsi IKN sebagai ibu kota politik, bukan sekadar pusat administrasi baru. Ia menilai kejelasan fungsi tersebut penting agar pembangunan dapat lebih terarah dan fokus pada fasilitas inti pemerintahan.
Ia menambahkan bahwa perubahan desain merupakan hal yang wajar dalam proyek besar, selama tidak mengganggu jadwal dan target yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu, eksekusi cepat menjadi kunci agar koreksi desain benar-benar berdampak positif terhadap percepatan pembangunan.
Otoritas IKN Diminta Bergerak Cepat
DPR meminta Otoritas IKN bersama kementerian terkait segera menerjemahkan arahan presiden ke dalam langkah teknis yang konkret. Koordinasi antarlembaga dinilai perlu diperkuat agar setiap penyesuaian desain dapat langsung diimplementasikan tanpa hambatan.
Khozin menilai percepatan pembangunan fasilitas pemerintahan harus menjadi prioritas utama. Dengan eksekusi yang cepat dan terukur, pembangunan IKN diharapkan tetap berjalan sesuai rencana dan tidak kehilangan momentum.