Home News Banjir dan Tanah Longsor Sumut, 43 Orang Meninggal 88 Hilang
News

Banjir dan Tanah Longsor Sumut, 43 Orang Meninggal 88 Hilang

Share
Korban meninggal akibat banjir dan longsor naik menjadi 43 orang, 88 warga masih hilang dalam pencarian. 1.168 warga mengungsi.Foto:Tangkapan Layar
Share

IKNPOS.ID – Bencana alam berupa banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara (Sumut) terus menimbulkan korban jiwa dan kerugian besar. Polda Sumut merilis data terbaru yang menunjukkan peningkatan signifikan pada jumlah korban.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, menyatakan bahwa total korban bencana alam di 12 kabupaten/kota mencapai 212 orang.

Rincian Terbaru Korban Jiwa dan Hilang

Data terkini yang dihimpun Polda Sumut mencatat lonjakan korban meninggal dan korban yang masih dalam pencarian.

Korban Meninggal Dunia: 43 orang (Meningkat dari data sebelumnya yang berjumlah 34 orang).

Korban Luka-Luka: 81 orang.

Dalam Pencarian (Hilang): 88 orang (Meningkat dari data sebelumnya yang berjumlah 52 orang).

Dengan adanya peningkatan ini, total korban yang tercatat secara keseluruhan mencapai 212 orang. Ribuan warga terdampak terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka.

“Total warga yang mengungsi sebanyak 1.168 warga,” terang Kombes Ferry Walintukan, Kamis 27 November 2025.

Daerah Terdampak Meluas dan Tantangan Evakuasi

Bencana alam ini terjadi di sekitar 12 kabupaten/kota di Sumut, termasuk banjir, longsor, pohon tumbang, hingga angin puting beliung yang dilaporkan terjadi dalam 148 kejadian.

Bencana dengan dampak terparah tercatat di wilayah Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Sibolga, dan Mandailing Natal. Beberapa wilayah mengalami puluhan titik longsor serta banjir yang merendam permukiman hingga ketinggian air satu meter.

Laporan terkini mencatat bahwa wilayah terdampak telah bertambah, mencakup Kabupaten Langkat, Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Nias Selatan, dan Kabupaten Serdang Bedagai.

Kondisi cuaca saat ini menjadi tantangan besar dalam proses evakuasi dan penyaluran logistik. Seluruh wilayah yang terdampak dilaporkan terus diguyur hujan berintensitas tinggi, menghambat akses dan pencarian korban.

Akses Jalan Terputus, Tim SAR Dipercepat

Tim gabungan, termasuk Brimob Polda Sumut, diterjunkan ke Tapanuli Utara (Taput) untuk segera membuka akses jalan yang tertutup material longsor dan mengevakuasi warga yang terisolasi. Sementara itu, tim SAR gabungan di Sibolga masih berupaya keras melakukan pencarian terhadap puluhan warga yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang.

Share
Related Articles
Ini Paket Uang Baru Rp5,3 Juta dari Bank Indonesia yang Diburu Warga
News

Ini Paket Uang Baru Rp5,3 Juta dari Bank Indonesia yang Diburu Warga

IKNPOS.ID - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan uang pecahan baru selalu...

News

Tol Balikpapan–IKN Dibuka Gratis Saat Mudik Lebaran 2026, Perjalanan ke Ibu Kota Nusantara Hanya 1 Jam

IKNPOS.ID - Pemerintah kembali membuka ruas jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dengan...

News

Menko Polkam: Sistem Pertahanan dan Keamanan IKN Jadi Prioritas Pemerintah

IKNPOS.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menegaskan bahwa...

Balikpapan antisipasi inflasi
News

Harga Bahan Pokok Mulai Naik Jelang Lebaran 2026, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu per Kg

IKNPOS.ID - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan menjelang Hari...