Home News BLT Diperpanjang! Menkeu Purbaya Yakin 3 Bulan Ekonomi Tumbuh hingga 5,7 Persen
News

BLT Diperpanjang! Menkeu Purbaya Yakin 3 Bulan Ekonomi Tumbuh hingga 5,7 Persen

Share
BLT bisa dorong pertumbuhan ekonomi 5,7 persen
BLT tiga bulan diyakini dorong pertumbuhan ekonomi hingga 5,7 persen, meningkatkan daya beli masyarakat di akhir 2025.Foto:Disway
Share

IKNPOS.ID – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan optimisme bahwa perpanjangan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 5,67 persen, hampir menyentuh angka 5,7 persen. Kebijakan ini diyakini akan memperkuat daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas ekonomi di akhir tahun 2025.

Perpanjangan BLT ini mencakup periode Oktober hingga Desember 2025. Pemerintah menyalurkan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan, yang akan diberikan sekaligus sebesar Rp900.000 kepada setiap penerima manfaat. Langkah ini sekaligus memperluas dampak BLT dari yang awalnya direncanakan dua bulan menjadi tiga bulan.

Menurut Purbaya, keyakinannya melampaui target pertumbuhan ekonomi pemerintah yang dipatok pada 5,2 persen tahun ini.

“Kalau diumumkan seperti itu, saya bukan 5,5 persen lagi (target). Hitungan kita 5,67 persen, hampir 5,7 persen,” ujarnya dikutip dari Disway.id, Minggu, 19 Oktober 2025.

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,5 triliun untuk memperpanjang masa penyaluran BLT tersebut. Menkeu menekankan bahwa BLT menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi karena dampaknya langsung terasa pada peningkatan daya beli masyarakat.

“Jadi, ini akan memperkuat daya beli masyarakat,” jelas Purbaya.

Sebelumnya, pada Jumat, 7 Oktober 2025, pemerintah meluncurkan dua program paket ekonomi. Pertama, BLT Kesra, dan kedua, Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi. Kedua program ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam program BLT Kesra, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar bantuan diberikan tiga bulan sekaligus. Total Rp900 ribu akan diterima oleh masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program ini menargetkan lebih dari 35 juta KPM atau sekitar 140 juta jiwa di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi memberikan kesempatan bagi para lulusan baru (fresh graduate) untuk memperoleh pengalaman kerja di berbagai sektor. Program ini mencakup dunia usaha, industri, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lembaga pemerintahan, dan perbankan.

Share
Related Articles
News

Muhammadiyah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada 20 Maret 2026

IKNPOS.ID - Muhammadiyah resmi menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah...

News

Korban Serangan Israel di Lebanon Capai 687 Orang, Puluhan Anak Turut Tewas

IKNPOS.ID - Jumlah korban jiwa akibat serangan militer Israel di Lebanon terus...

AS-Iran Kembali Bertemu di Oman: Kesepakatan atau Bencana?
News

Iran Bersumpah akan Buat Donald Trump Menyesal: Kami Tidak akan Menyerah!

IKNPOS.ID - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah konflik...

News

Bupati PPU Ungkap Kondisi Terkini Tol Fungsional Balikpapan–IKN, Begini Katanya

IKNPOS.ID - Bupati Mudyat Noor turun langsung meninjau kesiapan jalur tol fungsional...