Home News Kolaborasi Tiga Pihak Upayakan Pelestarian Orangutan di Pulau Suaka IKN
News

Kolaborasi Tiga Pihak Upayakan Pelestarian Orangutan di Pulau Suaka IKN

Share
Share

IKNPOS.ID – Kolaborasi dilakukan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Kaltim dan Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) untuk menyejahterakan orangutan di pulau Suaka.

Pulau Suaka yang dimaksud adalah Pulau Kelawasan Sepaku, di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim.

“Sebagai bagian dari visi mewujudkan lingkungan hidup dan budaya Nusantara yang lestari, YAD bekerja sama dengan pemerintah, mendirikan sebuah Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari,” kata Wakil Ketua YAD, S Indrawati Djojohadikusumo di Sepaku, Sabtu, 13 September 2025.

Salah satu tujuan dari PSO Arsari adalah untuk melestarikan orangutan. Seperti diketahui, orangutan merupakan salah satu spesies kunci dengan satwa berstatus terancam punah (critically endangered).

Dalam penjelasannya, Indrawati menyatakan, PSO Arsari yang didirikan pada 2019 ini untuk mendukung konservasi orangutan dan satwa liar lainnya beserta habitatnya di Kaltim dan kawasan IKN.

“Melalui kerja sama tripartit antara Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan YAD, PSO Arsari memiliki keinginan untuk memberikan kesejahteraan bagi orangutan jantan dewasa, khususnya yang tidak lagi dapat dilepasliarkan ke alam bebas,” ujarnya.

Kisah Dua Orangutan, Mungky dan Dodo

Indrawati menuturkan, saat ini ada dua individu orangutan (pongo pygmaeus) yaitu Mungky dan Dodo, sudah selangkah lebih dekat untuk kembali hidup di habitat mereka, setelah lebih dari satu dekade hidup sebagai hewan peliharaan ilegal.

Dalam beberapa bulan terakhir Mungky dan Dodo berhasil ditranslokasi ke PSO Arsari yang terletak di area HGB PT ITCI Kartika Utama, Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kawasan IKN.

Sebelumnya, Mungky dan Dodo dipelihara secara ilegal, kemudian diselamatkan dan ditampung di Sintang Orangutan Center (SOC) di Kalimantan Barat dan di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPS Cikananga) di Jawa Barat.

Mereka diharapkan dapat tinggal di Pulau Kelawasan, sebuah pulau yang sedang dikembangkan menjadi pulau suaka orangutan. Pulau ini merupakan kawasan konservasi untuk menjadi habitat bagi orangutan yang tidak memungkinkan dilepasliarkan secara penuh ke alam liar.

Share
Related Articles
Rakyat GREENLAND tegas menolak Amerika Serikat
News

SIKAP TEGAS GREENLAND: Tolak Amerika Serikat!

IKNPOS.ID - Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen secara terbuka dan tegas menolak...

IHPS BPK Bongkar Kebocoran Rp12.59 Triliun di PT Pupuk Indonesia
News

IHPS BPK Bongkar Kebocoran Rp12.59 Triliun di PT Pupuk Indonesia, Apa Saja?

IKNPOS.ID - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyoroti adanya kebocoran dan inefisiensi yang...

Pasal Zina di KUHP Digugat ke MK
News

CIPTAKAN RASA TAKUT! Pasal Zina di KUHP Digugat ke MK! Benarkah Negara Terlalu Jauh Campuri Urusan Ranjang Warga?

IKNPOS.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) tengah menyidangkan gugatan uji materi terhadap Undang-Undang...

SKANDAL PINDAR SYARIAH, Dana Triliunan Rupiah Tertahan, DSI Disanksi Berat OJK
News

SKANDAL PINDAR SYARIAH! Dana Triliunan Rupiah Tertahan, DSI Disanksi Berat OJK

IKNPOS.ID - Masalah serius mengguncang industri pinjaman daring (Pindar) syariah. Otoritas Jasa...