Home News Viral! Karakter Merah Putih One For All Disebut Mirip Model 3D di Content Store, Ternyata Ada Harganya
News

Viral! Karakter Merah Putih One For All Disebut Mirip Model 3D di Content Store, Ternyata Ada Harganya

Share
Merah Putih One For All
Share

IKNPOS.ID – Film animasi Merah Putih One For All kembali menuai kontroversi setelah netizen menyoroti aset karakter dalam film yang disebut-sebut berasal dari karya orang lain.

Berdasarkan temuannya, netizen klaim jika karakter di film Merah Putih One For All diambil dari model milik kreator lain yang dijual di situs penyedia layanan animasi,salah satunya dari platform Reallusion.

Melalui dari platform tersebut ada berbagai karakter beserta harganya dalam bentuk mata uan dollar.

“Masih terkait Merah Putih – One for All, ternyata banyak model yang diambil (lalu dimodifikasi) dari Reallusion,” tulis akun Froos***** pada Minggu (10/8/2025).

Ia juga mempertanyakan keputusan menggunakan aset buatan pihak lain untuk karakter penting di film yang akan tayang di layar lebar.
“Bruh, untuk animasi yang tayang di bioskop, pakai aset orang untuk karakter utama itu gimana ya rasanya,” tambahnya.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar. Banyak netizen yang kembali melontarkan kritik, terlebih film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 14 Agustus mendatang

Sinopsis Merah Putih One For All

 

 

Dikutip dari salah satu laman bioskop di Tanah Air, sinopsis Merah Putih: One For All berfokus pada sebuah desa yang tengah antusias dalam menyambut datangnya Hari Kemerdekaan Indonesia.

Di tengah-tengah persiapan peringatan tersebut, ada anak-anak yang dipilih secara khusus sebagai Tim Merah Putih yang ditugaskan untuk menjaga bendera Sang Merah Putih. Sayangnya, sebelum upacara dimulai bendera tersebut justru dinyatakan hilang. Kondisi ini membuat penduduk sekitar tidak tinggal diam.

Dipilihnya delapan anak dari berbagai latar belakang budaya untuk ditugaskan dalam aksi heroik, yaitu mencari bendera Sang Merah Putih yang hilang secara misterius. Tak hanya terlibat dalam misi mencari bendera yang hilang, anak-anak ini juga dihadapkan pada berbagai rintangan.

Mereka harus menembus sungai, hutan, dan juga badai. Bahkan mereka juga harus mengatasi perbedaan yang ada demi satu tujuan yang ada, yaitu memastikan bendera berkibar di Hari Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus nantinya.

Share
Related Articles
Prabowo Targetkan Waktu Tunggu Haji Jadi 26 Tahun, Kemenhaj Wajib Efisiensi Anggaran  
News

Pengawasan Diperketat, Kemenhaj Pastikan Haji 2026 Siap Digelar Tanpa Celah

Kemenhaj menegaskan seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M berjalan sesuai...

Jemaah Haji Indonesia
News

Haji 2026 Dipastikan Lancar, Jemaah Indonesia Mulai Berangkat 22 April

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa persiapan penyelenggaraan Haji 2026 berjalan sesuai...

News

Misi Diplomasi Asia Timur, Presiden Prabowo Terbang ke Jepang Perkuat Kerja Sama Strategis

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan lawatan resmi ke Jepang pada Minggu,...

Kapal Pertamina Pride tertahan Selat Hormuz
News

Malaysia dan Thailand Melenggang, Kapal Tanker Pertamina Pride Masih Tertahan di Selat Hormuz

IKNPOS.ID - Upaya diplomasi global di Selat Hormuz mulai membuahkan hasil bagi...