Home Borneo Pemkab PPU Diminta Antisipasi Lonjakan Penduduk IKN di Masa Mendatang
Borneo

Pemkab PPU Diminta Antisipasi Lonjakan Penduduk IKN di Masa Mendatang

Share
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) diminta mengantisipasi secara matang lonjakan jumlah penduduk akibat perpindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Permintaan itu dilontarkan Ketua DPRD Kabupaten PPU, Raup Muin. Menurutnya, antisipasi diperlukan agar tidak timbul masalah di masa mendatang.

“Perencanaan yang matang terkait lonjakan penduduk perlu dilakukan agar tidak timbulkan masalah baru pada masa mendatang,” ujar Raup Muin di Penajam, Rabu, 26 Maret 2025.

Sebagai daerah penyangga IKN, Kabupaten PPU harus melakukan persiapan matang menyangkut lonjakan penduduk ketika ibu kota negara resmi dipindahkan di sebagian wilayah Kabupaten PPU dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menurut Raup Muin, lonjakan penduduk bakal berdampak pada berbagai aspek, di antaranya infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

Sisi perekonomian perlu mengembangkan sektor ekonomi baru, antara lain pertanian, hingga ekonomi kreatif dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

DPRD dengan pemerintah kabupaten kolaborasi juga meningkatkan pembangunan infrastruktur menyambut perpindahan ibu kota negara seperti jalan, listrik, jaringan internet, dan sarana pendukung lainnya.

“Peningkatan infrastruktur, bertujuan untuk antisipasi lonjakan penduduk dan dampak lainnya dari pemindahan ibu kota negara Indonesia,” tambahnya.

Terdata pada 2019 jumlah penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara 159.386 jiwa, menjadi 160.912 jiwa pada 2020.

Pada 2021 bertambah menjadi 162.518 jiwa, terus bertambah menjadi 188.923 jiwa pada 2022, dan pada 2023 terdata 196.566 jiwa, hingga akhir 2024 jumlah penduduk tercatat 202.067 jiwa.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara menyebut penambahan penduduk tersebut dari faktor kelahiran dan pindah masuk warga luar daerah.

“Kecamatan Sepaku ditetapkan jadi wilayah Kota Nusantara pada 2019, dan jumlah penduduk terus bertambah, diprediksi lonjakan penduduk akan terjadi,” katanya.

 

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....