Home Borneo NTP Kaltim Naik 1,93 Persen di Desember 2024, Perkebunan Rakyat Jadi Motor Penggerak
Borneo

NTP Kaltim Naik 1,93 Persen di Desember 2024, Perkebunan Rakyat Jadi Motor Penggerak

Share
Share

IKNPOS.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mencatatkan kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 1,93 persen pada Desember 2024, mencapai angka 145,35.

Kenaikan ini menjadi kabar baik bagi petani, mencerminkan peningkatan daya beli mereka.

Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, mengungkapkan bahwa kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 2,35 persen, sedangkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya naik tipis 0,41 persen.

“Kenaikan NTP menunjukkan bahwa daya beli petani meningkat. Mereka memperoleh hasil yang lebih baik dalam usahanya meskipun terjadi kenaikan kecil pada indeks harga yang mereka bayarkan,” jelas Yusniar dalam keterangannya, Kamis 9 Januari 2025.

Subsektor perkebunan rakyat mencatatkan kinerja terbaik, dengan apresiasi 3,26 persen pada NTP dan mencatatkan angka tertinggi dibanding subsektor lainnya.

Hortikultura menyusul dengan pertumbuhan 2,06 persen, sementara subsektor peternakan naik 0,74 persen.

Namun, tidak semua subsektor menunjukkan kinerja positif. Tanaman pangan dan perikanan masing-masing mencatatkan penurunan 0,81 persen dan 0,39 persen.

“Hal serupa juga terlihat pada Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP), di mana subsektor perkebunan rakyat mengalami kenaikan tertinggi sebesar 3,67 persen, diikuti hortikultura sebesar 2,60 persen, dan peternakan sebesar 1,10 persen,” tambah Yusniar.

Sebaliknya, NTUP subsektor tanaman pangan dan perikanan mengalami penurunan sebesar 0,35 persen dan 0,03 persen.

Faktor Kenaikan NTP

Harga produk pertanian di tingkat petani yang meningkat, disertai kenaikan biaya konsumsi rumah tangga dan biaya produksi yang relatif kecil (0,41 persen), menjadi faktor utama di balik kenaikan NTP.

“Secara tahunan, NTP Desember 2024 menunjukkan peningkatan sebesar 11,23 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” ungkap Yusniar.

Kenaikan NTP di Kalimantan Timur diharapkan menjadi motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan produksi dan kualitas produk mereka.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....