Home Borneo Jadi Gerbang IKN, Jumlah Kendaraan Baru di Balikpapan Melonjak 30 Persen Selama 2024
Borneo

Jadi Gerbang IKN, Jumlah Kendaraan Baru di Balikpapan Melonjak 30 Persen Selama 2024

Share
Ilustrasi - Kemacetan kerap terjadi di Kota Balikpapan, terutama saat libur seperti Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Share

IKNPOS.ID – Satlantas Polresta Balikpapan mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah kendaraan baru yang terdaftar sepanjang tahun 2024.

Data menunjukkan pertumbuhan rata-rata mencapai 30 persen untuk berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan niaga.

Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol Ropiyani, mengungkapkan bahwa jumlah sepeda motor baru meningkat dari 17.319 unit pada tahun 2023 menjadi 21.566 unit pada tahun 2024.

“Kenaikannya cukup besar, yaitu sekitar 28,1 persen,” ujar Kompol Ropiyani, dikutip dari Nomorsatukaltim.

Pertumbuhan serupa juga terjadi pada mobil penumpang, yang bertambah dari 7.031 unit pada 2023 menjadi 9.069 unit pada 2024.

“Dalam waktu satu tahun saja, ada tambahan lebih dari 2.000 unit,” tambahnya.

Kendaraan lain seperti bus dan mobil barang juga menunjukkan peningkatan. Jumlah bus naik dari 1.699 menjadi 1.949 unit, sementara mobil barang meningkat dari 1.712 menjadi 2.362 unit.

Kompol Ropiyani menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama lonjakan jumlah kendaraan adalah banyaknya pendatang ke Balikpapan.

“Data tersebut mencakup kendaraan baru yang didaftarkan, termasuk kendaraan dari luar daerah yang kemudian terdaftar di Balikpapan,” terangnya.

Namun, peningkatan ini membawa tantangan baru bagi kota, khususnya dalam pengelolaan lalu lintas.

Ruas jalan utama di Balikpapan, yang rata-rata memiliki lebar hanya 7 meter dan dibagi menjadi dua jalur, mulai kewalahan menampung volume kendaraan.

“Jalan alternatif pun sebagian besar adalah jalan perumahan yang kapasitasnya terbatas,” imbuhnya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Kompol Ropiyani mengimbau masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum yang disediakan pemerintah.

Selain itu, ia menyarankan agar dilakukan pelebaran jalan seperti di kawasan MT Haryono. Namun, ia menekankan pentingnya pengawasan agar area yang diperluas tidak disalahgunakan sebagai tempat parkir.

“Penertiban harus dilakukan bersama Dishub dan instansi terkait,” katanya.

Data kendaraan baru yang tercatat, lanjut Kompol Ropiyani, tidak termasuk kendaraan sementara dari pelabuhan atau daerah lain yang hanya singgah di Balikpapan.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....