Home Borneo Kehadiran IKN di Sepaku Picu Urgensi Pemekaran Desa, Administrasi Tapal Batas Masih Jadi Kendala
Borneo

Kehadiran IKN di Sepaku Picu Urgensi Pemekaran Desa, Administrasi Tapal Batas Masih Jadi Kendala

Share
Kecamatan Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara-- Nomorsatukaltim
Share

IKNPOS.ID – Pengajuan pemekaran desa dan kelurahan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus diajukan oleh masyarakat melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU.

Namun, proses pemekaran tersebut masih menemui kendala, khususnya dalam persiapan administrasi, terutama terkait penetapan tapal batas wilayah.

Ketua Badan Kehormatan DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani, menjelaskan bahwa upaya pemekaran sebenarnya telah dimulai sejak dua tahun lalu, yakni pada 2022.

Namun hingga kini, banyak desa dan kelurahan yang belum memiliki administrasi yang lengkap, termasuk Peraturan Bupati (Perbup) terkait tapal batas wilayah.

“Proses ini sudah kita mulai dua tahun yang lalu, tetapi ada administrasi yang belum lengkap. Tapal batas menjadi salah satu kendala utama yang menghambat pemekaran,” ujarnya.

Dari total 54 desa/kelurahan di PPU, hanya enam yang memiliki Perbup tentang tapal batas wilayah.

Sementara itu, enam desa/kelurahan lainnya sedang dalam proses pengajuan, lima masih dalam tahap pengkajian, dan sisanya belum memiliki landasan administrasi yang memadai.

Tapal batas desa sendiri merupakan garis pembatas yang bersifat yuridis dan memiliki berbagai tujuan penting, seperti:

  • Meningkatkan keteraturan administratif.
  • Memberikan dasar yang kuat dalam pengelolaan dan pembangunan desa.
  • Mempermudah proses administrasi dan penataan desa.
  • Menghindari konflik antarwilayah.

“Penetapan tapal batas desa ini dilakukan secara partisipatif, melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, dan aparat desa. Ini adalah langkah penting sebelum pemekaran bisa dilakukan,” jelas Bijak.

Ia juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama Pemerintah Kabupaten PPU segera melengkapi administrasi terkait tapal batas ini.

Kehadiran IKN

Selain persoalan administratif, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku turut menjadi tantangan tersendiri bagi Kabupaten PPU.

Sebagian wilayah Desa Bumi Harapan dan Kelurahan Maridan diambil alih untuk menjadi bagian dari Otorita IKN.

Share
Related Articles
Tuntutan Mundur Gubernur Rudy Mas’ud
Borneo

Ketika Gelombang Desakan Mundur untuk Rudy Masud Melecut Akuntabilitas Publik di Kaltim

IKNPOS.ID – Atmosfer politik di Kalimantan Timur memanas setelah Aliansi Rakyat Kaltim...

Borneo

Percepatan Pembangunan IKN Dinilai Kunci Kelancaran Pemindahan Pemerintahan

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menekankan bahwa percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara...

Borneo

Potensi Perikanan Tangkap Penajam Paser Utara Dukung Kebutuhan IKN

Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur memiliki potensi besar pada...

Rekayasa Lalu Lintas Samarinda 21 April
Borneo

Awas Macet! Ini Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas Demo 21 April di Samarinda

IKNPOS.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda bersama Satlantas Polresta Samarinda memberlakukan...