Home Borneo Wilayah PPU Dilirik Tiga Negara: Potensi Investasi Kian Bersinar di Ibu Kota Nusantara
Borneo

Wilayah PPU Dilirik Tiga Negara: Potensi Investasi Kian Bersinar di Ibu Kota Nusantara

Share
xr:d:DAFZw0xClHo:509,j:46508850964,t:23050507
Share

IKNPOS.ID – Wilayah Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus menarik perhatian dunia internasional.

Sejak ditetapkan sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), wilayah ini menjadi sorotan investor global.

Kini, tiga negara, yaitu Maroko, Bahrain, dan Kamboja, telah mengirimkan delegasi mereka untuk meninjau langsung potensi investasi yang bisa dikembangkan di daerah tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU, Nurlaila, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah serius dalam menyambut investor dengan berbagai langkah strategis.

“Penajam Paser Utara memiliki daya tarik besar sebagai daerah paling dekat dengan pusat IKN. Ini membuat banyak negara mulai melirik peluang di sini,” kata Nurlaila dalam pernyataannya.

Dalam upaya memfasilitasi masuknya investasi, Pemerintah Kabupaten PPU telah menyiapkan kawasan khusus, yaitu Kawasan Industri Buluminung (KIB).

Kawasan ini dirancang sebagai pusat industri yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus mendukung pembangunan IKN.

Selain itu, pemerintah juga mempersiapkan regulasi khusus untuk memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha. Salah satu kebijakan unggulan adalah pemberian insentif berusaha berupa keringanan retribusi dan pajak.

“Itu salah satu yang bisa kami tawarkan kepada pelaku usaha atau investor yang akan berinvestasi,” ujar Nurlaila.

Nurlaila menjelaskan, bahwa regulasi ini akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup), yang saat ini sedang dalam proses finalisasi di Bagian Hukum Pemkab PPU.

“Regulasi tersebut diharapkan mulai berlaku pada 2025,” ujarnya.

Nurlaila menyebut, delegasi dari ketiga negara tersebut telah melakukan kunjungan ke PPU untuk menilai peluang investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan mereka di beberapa sektor strategis, termasuk:

  • Kawasan Industri Buluminung (KIB): Sebagai pusat pengolahan dan distribusi yang dekat dengan pelabuhan.
  • Energi Terbarukan: Potensi pengembangan energi hijau untuk mendukung konsep keberlanjutan IKN.
  • Pariwisata: Wilayah Penajam Paser Utara memiliki keindahan alam yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata modern.

Menurut Nurlaila, daya tarik PPU tidak hanya karena kedekatannya dengan IKN, tetapi juga komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang ramah.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....