Home Borneo Operasi Zebra Mahakam 2024 Resmi Berakhir: Jumlah Kecelakaan Menurun, Kendaraan Ditilang Naik Nyaris 150 Persen
Borneo

Operasi Zebra Mahakam 2024 Resmi Berakhir: Jumlah Kecelakaan Menurun, Kendaraan Ditilang Naik Nyaris 150 Persen

Share
Operasi Patuh Mahakam 2024
Share

IKNPOS.ID – Operasi Zebra Mahakam 2024 yang digelar oleh Polda Kalimantan Timur selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Oktober 2024, telah resmi berakhir.

Operasi ini berfokus pada tindakan preventif dan preemtif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.

Kompol M. Probandono Bobby D, Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Kaltim, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam berhasil menurunkan jumlah kecelakaan lalu lintas dibandingkan dengan tahun lalu.

Pada tahun 2023, tercatat 20 kecelakaan, sementara tahun ini menurun menjadi 19 kecelakaan.

Namun, meskipun jumlah kecelakaan menurun, fatalitas atau korban meninggal akibat kecelakaan meningkat. Pada 2023, korban meninggal tercatat sebanyak 4 orang, tetapi pada tahun ini angkanya naik menjadi 7 orang.

Wilayah dengan korban meninggal terbanyak adalah Polresta Balikpapan, yang mencatat 3 korban jiwa. Sementara itu, Polres Bontang, Kutai Timur, Paser, dan Penajam Paser Utara masing-masing mencatatkan satu korban meninggal.

Pelanggaran Meningkat, Didominasi Pengendara Motor

Sepanjang Operasi Zebra, pelanggaran lalu lintas didominasi oleh kendaraan roda dua, dengan Samarinda mencatat jumlah kecelakaan terbanyak.

Total kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan turun dari 23 kendaraan pada 2023 menjadi 20 kendaraan tahun ini.

Namun, jumlah pelanggaran yang ditindak dengan Surat Tilang justru meningkat drastis. Tahun ini, sebanyak 2.728 tilang dikeluarkan, meningkat hampir 150 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 1.219 tilang.

Kompol Probandono menjelaskan bahwa kenaikan jumlah tilang disebabkan oleh peningkatan jumlah kendaraan, sementara kedisiplinan berlalu lintas masyarakat masih rendah.

“Sebagian besar pelanggaran disebabkan oleh pengendara yang tidak memiliki surat-surat kendaraan lengkap serta tidak memenuhi kelengkapan berkendara seperti Surat Izin Mengemudi (SIM),” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa banyak masyarakat yang belum kompeten dalam berkendara di jalan. “Kebanyakan masyarakat masih belum kompeten untuk berkendara di jalan,” pungkasnya.

Share
Related Articles
Borneo

Hati-Hati Kehabisan! Stok Daging Ayam di Kalbar Melimpah Ruah, Tapi Nasib Sapi Potong Justru Genting?

IKNPOS.ID - Momen Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tinggal menghitung hari, dan...

Borneo

Meski Ekspor Turun, BI Proyeksikan Ekonomi Provinsi Penyangga IKN Tetap Tumbuh

IKNPOS.ID - Meski nilai ekspor mengalami penurunan akibat berbagai faktor global, Bank...

Borneo

Upaya Siapkan SDM Lokal, Warga di Sekitar IKN Dapat Kesempatan Kuliah Gratis

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyiapkan sumber daya manusia (SDM)...

Borneo

Jaga Harga Tetap Stabil, Pemkab PPU Pantau Stok Bahan Pangan di Serambi IKN

IKNPOS.ID - Ketersediaan bahan pangan di pasar tradisional maupun toko modern di...