Home Borneo IKN Hadir di Penajam, Bahasa Dayak Paser Tetap Dilestarikan Jadi Identitas Daerah
Borneo

IKN Hadir di Penajam, Bahasa Dayak Paser Tetap Dilestarikan Jadi Identitas Daerah

Share
Suku Dayak Paser di Penajam Paser Utara. Foto: ISTIMEWA.
Share

IKNPOS.ID – Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan tak akan melunturkan budaya asli daerah.

IKN juga tak akan mempengaruhi bahasa daerah yang digunakan masyarakat di Penajam Paser Utara (PPU).

Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Raup Muin mengatakan bahaya Dayak Paser adalah bahasa daerah di Penajam Paser Utara.

Karena itu Bahasa Dayak Paser terus dilestarikan sebagai bahasa identitas daerah berjuluk Benuo Taka itu.

“Lestarikan Bahasa Dayak Paser karena merupakan identitas daerah, apalagi dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujar Raup Muin di Penajam, Senin, 21 Oktober 2024.

Bahasa Dayak Paser, memiliki kearifan lokal yang wajib dilestarikan, bahkan harus dijaga dan dijunjung tinggi.

Bahasa Dayak Paser telah masuk dalam muatan kurikulum lokal berdasar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Penajam Paser Utara Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pelestarian dan Perlindungan Adat Paser.

“Penggunaan Bahasa Dayak Paser yang sudah masuk kurikulum lokal harus lebih diintensifkan dan disesuaikan dengan kebutuhan yang bertujuan untuk mengenal lebih dalam budaya daerah,” ujarnya.

Peningkatan penggunaan Bahasa Dayak Paser harus terus dilakukan agar dapat memperkuat pelestarian budaya lokal dan menambah pemahaman peserta didik terhadap bahasa dan tradisi.

“DPRD sangat dukung itu, termasuk melalui kebijakan dan fungsi anggaran, apalagi untuk pendidikan,” ujar Raup Muin.

Sementara anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Nanang Ali menyatakan daerah itu juga harus menambah jumlah guru Bahasa Dayak Paser secara bertahap melalui penerimaan calon pegawai negri sipil (CPNS) atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Guru bahasa Dayak Paser, khususnya yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, menurut dia, merupakan ujung tombak pembangunan karakter dan pelestarian budaya bagi para peserta didik.

“Pelajaran Bahasa Dayak Paser mampu mengajarkan nilai dan norma kehidupan sosial, serta norma kehidupan kebangsaan dan tata krama nasional,” ujarnya.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....