Sementara itu, Ketua Umum HIMPERRA Ari Tri Priyono menyatakan dukungan organisasinya untuk menggarap potensi pasar dari program perumahan keumatan yang diinisiasi Bank BSN.
Menurut Ari, kolaborasi dengan NU dan Muhammadiyah yang memiliki basis massa hingga ratusan juta orang akan membuka peluang pasar yang sangat besar bagi para pengembang perumahan di berbagai daerah.
Ari juga mengusulkan agar fungsi kartu identitas anggota yang dikembangkan bersama Bank BSN diperluas. Menurutnya, kartu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai identitas keanggotaan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kartu komunitas yang melayani ekosistem HIMPERRA secara lebih luas.
“Usul saya, pembuatan kartu ATM ini nantinya tidak hanya sebatas kartu anggota HIMPERRA, karena jumlahnya hanya sekitar tiga ribuan. Kita ingin meluaskannya lagi menjadi semacam kartu komunitas HIMPERRA yang bisa melayani seluruh ekosistem, termasuk umat dan ormas di dalamnya,” ujar Ari.
Selain itu, HIMPERRA mendorong manajemen Bank BSN untuk mempercepat ekspansi jaringan kantor cabang ke sejumlah wilayah yang memiliki konsentrasi pengembang cukup tinggi, seperti Kalimantan Selatan, Sulawesi, dan Bali.
“Intinya kita semakin semangat lagi. Mari kita besarkan bersama, kita pererat lagi akad-akadnya. Seluruh anggota HIMPERRA, insyaallah mendukung penuh dan mempercayakan pembiayaannya di Bank BSN,” tegas Ari.