“Kita sama-sama doakan saja semua berjalan lancar, karena secara teknis sudah selesai semua tinggal menunggu kedatangan pesawatnya ini, terkait izin sudah klir semua,” tegasnya.
Terkait kapasitas angkut, Raihansyah menerangkan bahwa Pesawat Airbus dari Super Airjet ada tiga tipe, yakni kecil, sedang dan besar. Adapun, pesawat yang akan beroperasi di Kotim nantinya kemungkinan merupakan tipe kecil dengan kapasitas sekitar 180 penumpang.
Hal ini menyesuaikan dengan kondisi bandara yang sebenarnya untuk lebar landasan pacu masih kurang, walaupun telah lolos evaluasi. Selain itu, jumlah penumpang yang diangkut nantinya tidak akan penuh, demi mempertimbangkan faktor keselamatan dan kondisi landasan.
“Pesawat tersebut itu nantinya hanya diisi 70-80 persen saja karena akan memprioritaskan barang, sehingga operasional penerbangan tetap memenuhi standar keselamatan. Kapasitas itu menyesuaikan dengan landasan pacu kita saat ini,” demikian Raihansyah.