IKNPOS.ID – Potensi energi di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menunjukkan perkembangan signifikan. Sebanyak 13 sumur minyak dan gas (migas) baru ditemukan di wilayah transmigrasi Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Temuan ini menambah jumlah sumur migas di wilayah tersebut yang sebelumnya telah mencapai 79 titik hasil eksplorasi. Penemuan ini dinilai membuka peluang besar bagi peningkatan produksi energi nasional di masa mendatang.
Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanegara, menyebut sektor transmigrasi berpotensi ikut berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional.
“Transmigrasi Alhamdulillah Insya Allah akan ikut menyumbang dalam swasembada energi untuk memenuhi kebutuhan minyak,” kata Politisi Partai Demokrat itu dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (04/04/2026).
Sebagai tindak lanjut, Kementerian Transmigrasi menjalin kerja sama dengan SKK Migas melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kerja sama ini mencakup pemanfaatan lahan Hak Pengelolaan (HPL) transmigrasi untuk kebutuhan eksplorasi sumur migas.
Iftitah menegaskan, masyarakat transmigran tetap menjadi perhatian utama dalam proyek tersebut. Pemerintah, kata dia, akan memberikan kompensasi yang layak jika aktivitas eksplorasi berdampak pada lahan warga.
“Apakah itu berada di lahan masyarakat yang sudah dimanfaatkan atau misalkan lahan kosong sisa HPL yang masih berada dalam penguasaan kami,” jelas Iftitah.
Target Produksi Besar, Mulai Dibor Juni 2026
Dalam kesempatan yang sama, Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan potensi produksi dari temuan tersebut cukup besar. Diperkirakan, cadangan minyak mencapai 1 juta barrel, sementara gas mencapai 11,64 miliar kaki kubik.
“Nah, apakah ini termasuk sumur masyarakat? Ini tidak termasuk sumur masyarakat, ini sumur baru yang akan dibor oleh Pertamina PHSS (PT Pertamina Hulu Sanga Sanga),” kata Djoko.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan identifikasi terhadap kemungkinan adanya sumur tua yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Rencananya, kegiatan eksplorasi terhadap 13 sumur baru tersebut akan mulai dilakukan pada Juni 2026.